BORNEONEWS, Sampit - Dinas Kesehatan Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kotawaringin Timur berharap mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sampit (Umsa) fakultas kesehatan khususnya program studi gizi memanfaatkan wahana praktek untuk mengedukasi masyarakat.
"Kami baru saja menandatangani kerja sama antara Dinas Kesehatan Puskesmas dalam kota yaitu Puskesmas Pasir Putih, Puskesmas Ketapang 1, Puskesmas Ketapang 2, Puskesmas Baamang 1, dan Puskesmas Baamang 2 dengan pihak Umsa terkait dengan implementasi dari Tri Dharma perguruan tinggi," kata Kepala Dinas Kesehatan Kotim Umar Kaderi, Jumat, 16 Februari 2024.
Umar berharap dengan adanya penelitian dan pengabdian masyarakat bisa membantu mengedukasi masyarakat untuk berperilaku hidup bersih dan sehat yang akan berdampak meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
Mahasiswa mengikuti kegiatan pendidikan dan pengajaran untuk meningkatkan pengetahuannya melalui teori. Kemudian saat praktek sebagai tenaga advokasi untuk mengasah skill dalam praktikum.
"Kami pemerintah daerah membantu berbagi pengetahuan untuk peningkatan layanan kesehatan masyarakat Sehingga lulusan Umsa terbekali baik dari pengetahuan maupun skill," ujar Umar.
Puskesmas yang bekerja sama dengan Umsa telah standar promotif dan preventif sehingga sesuai untuk melakukan praktikum di Puskesmas. Saat praktek pun mahasiswa didampingi oleh pendamping praktek Klinik di Puskesmas.
--page
"Ini juga ajang promosi kepada daerah lain agar bisa menyekolahkan anak-anaknya ke UMsa karena sudah diasah kemampuan skill melalui wahana praktek yang sudah bagus," tandasnya. (DEWI PATMALASARI/r)









