PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Ekbang) Setda Provinsi Kalteng Sri Widarni membuka kegiatan Capacity Building dan Sosialisasi Penyusunan Pelaporan Kinerja Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID). Kegiatan ini berlangsung di aula Huma Betang, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalteng, Jumat, 16 Februari 2024.

Sri mengaakan, Sejak Januari 2024 terdapat penambahan kota inflasi atau Indeks Harga Konsuman (IHK) di Kalteng yakni Palangka Raya, Sampit, Kapuas, dan Sukamara. 

"Inflasi gabungan kota IHK di Kalimantan Tengah tercatat sebesar 0,20 persen (mtm)," katanya, Jumat, 16 Februari 2024.

Ia mengatakan, pada Desember tahun 2023 inflasi Kalteng sebesar 2,57 persen (YoY). 

Sedangkan pada Januari tahun 2024, inflasi Kalteng mengalami kenaikan sebesar 3,40 persen (YoY).

--page

"Untuk itu, sebagai provinsi yang memiliki lahan terluas sebesar 157.983 km², Kalimantan Tengah sesungguhnya memiliki potensi pengembangan lahan produktif untuk dikembangkan dalam memenuhi kebutuhan pangan, terutama pada penangangan inflasi kita saat ini," tandasnya. (MARINI/j)