PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Kegiatan panen panen hasil belajar SD Negeri 2 Selat Utara dan SD Negeri 1 Palangkai yang merupakan implementasi kurikulum merdeka program sekolah penggerak angkatan 2 tersebut, diapresiasi.

"Kami mengapresiasi kegiatan panen hasil belajar tersebut. Pemerintah daerah pasti mendukung program sekolah penggerak dan pengimbasannya yang sudah berjalan di Kabupaten Kapuas," kata Erlin Hardi saat membuka kegiatan.

Menurut Erlin, panen hasil belajar adalah inovasi dan kreativitas sekolah penggerak yang telah dilaksanakan dan dikembangkan di sekolah dan nantinya harus melakukan inovasi – inovasi baru lainnya.

“Panen hasil belajar merupakan kegiatan menuai hasil dari apa yang ditanam dan dirawat, sehingga dapat berguna bukan hanya bagi diri sendiri, tetap juga berguna bagi orang lain," ucapnya.

Selain itu, dia juga menjelaskan bahwa merdeka belajar adalah program kebijakan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia yang dicanangkan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayan RI Kabinet Indonesia Maju, Nadiem Anwar Makarim.

--page

“Program sekolah penggerak merupakan katalis untuk mewujudkan visi reformasi pendidikan indonesia yang berfokus pada pengembangan hasil belajar siswa secara holistik melalui enam profil pelajar pancasila, yang dirancangkan sebagai upaya untuk mewujudkan indonesia maju yang berdaulat, mandiri dan berkepribadian,” imbuhnya.

Dirinya juga mengatakan program sekolah penggerak terfokus pada pengembangan SDM sekolah, mulai dari siswa, guru sampai dengan kepala sekolah dan juga kualitas siswa diukur melalui pencapain hasil belajar diatas level yang diharapkan.

"Dengan menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, inklusif dan menyenangkan sehingga terjadi perbaikan pada pembelajaran yang berpusat pada murid dan refleksi diri sera pengimbasan," tuturnya.

Terlebih, kata dia program sekolah penggerak adalah program untuk meningkatkan kualitas belajar siswa yang terdiri dari 5 jenis intervensi untuk mengakselarasi sekolah bergerak 1 sampai 2 tahap lebih maju dalam kurun waktu 3 tahun ajaran.

Dalam kegiatan ini Pj Bupati juga disuguhkan penampilan tari-tarian P5 (Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila) dari murid dua sekolah tersebut. 

Juga dipamerkan hasil-hasil belajar peserta didik dua sekolah itu, berupa keterampilan/kerajinan tangan, tanam-tanaman hias hingga berbagai olahan makanan yang merupakan kombinasi belajar orangtua dan siswa sekolah tersebut. (DODI/Y)