SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Halikinnor mempertimbangkan untuk membangun rumah jompo untuk orang tua usia renta sebatang kara.

"Akan kita bahas ke depan untuk membuat rumah bagi warga kita yang sudah jompo dan tidak memiliki keluarga," kata Halikinnor, Sabtu, 17 Februari 2024.

Hal itu ia katakan saat meninjau lokasi kebakaran di Jalan Muchran Ali, Gang Jaring III, Kelurahan Baamang Tengah, Kecamatan Baamang, Kotim.

Dirinya menemui 2 orang korban kebakaran tersebut sudah jompo dan tinggal di rumah sendiri. Ia pun mendengar kisah dari Camat Baamang Sufiansyah bahwa di wilayah Kecamatan Baamang kurang lebih terdapat 40 orang yang sudah renta namun tinggal di rumah sendiri.

Halikinnor pun tergugah karena orang sudah jompo dengan kondisi seperti itu sangat membutuhkan orang lain. Karena kondisi fisik yang sudah rentan dan keadaan mereka tidak bisa dibiarkan tingggal sebatang kara.

--page

Ia meminta Camat betul-betul mendata keberadaan orang jompo tersebut agar selalu mendapat perhatian dan bantuan.

"Selanjutnya nanti akan kita pertimbangkan bangunan khusus untuk mengumpulkan mereka agar tinggal di satu tempat dan ada tenaga kesehatan yang memantau serta merawat. Tetapi dengan syarat orang jompo yang betul-betul tidak memiliki keluarga," imbuhnya.

Lanjutnya, memperhatikan kehidupan orang jompo merupakan salah satu tuggas pemerintah sebagaimana tertuang dalam Undang-undang fakir miskin dan anak telantar dipelihara oleh negara. Dimana orang tua yang sudah renta tidak memiliki keluarga yang hidup dengan keterbatasan termasuk dalam fakir miskin yang harus diperhatikan. (DEWI PATMALASARI/Y)