BORNEONEWS, Palangka Raya - Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Ekbang) Setda Provinsi Kalteng, Sri Widanarni berharap, Kalteng mampu menjadi penyulai pangan nasional menunjang perpindahan Ibu Kota Nusantara (IKN).
“Seiring dengan perpindahan IKN ke daerah Kalimantan, diharapkan Kalteng dapat memiliki peran lebih menjadi penyuplai pangan yang handal untuk mendukung ketahanan pangan nasional di masa depan,” ungkap Sri Saat mewakili Sekda Kalteng dalam kegiatan Capacity Building, Jumat, 16 Februari 2024.
Ia mengingatkan masih ada berbagai tantangan dalam pengembangan sektor pertanian khususnya untuk tanaman pangan dan hortikultura di Kalimantan Tengah.
“(Tanaman pangan dan hortikultura) kiranya perlu menjadi perhatian bersama tidak hanya pada level Provinsi tapi juga secara Nasional,” ujarnya.
Ia turut mengingatkan bulan Desember tahun 2023, inflasi Kalteng sebesar 2,57 persen (YoY). Sedangkan pada bulan Januari tahun 2024, inflasi Kalteng mengalami kenaikan sebesar 3,40 persen (YoY).
--page
“Pada bulan Januari tahun 2024 terdapat penambahan kota inflasi atau Indeks Harga Konsumen (IHK) di Kalimantan Tengah menjadi Palangka Raya, Sampit, Kapuas dan Sukamara. Inflasi gabungan kota IHK di Kalimantan Tengah tercatat sebesar 0,20 persen (mtm),” jelasnya.
Sebagai informasi, beras sebagai bahan pangan pokok dalam beberapa waktu terakhir turut menjadi komoditas penyumbang inflasi di beberapa wilayah secara nasional. (HERMAWAN DP/Y)









