BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat melalui Dinas Pertanian, mendukung pengembangan sektor pertanian khsusnya tanaman padi.
Salah satu yang saat ini diupayakan menjadi lumbung padi di Kobar yaitu di Desa Tanjung Putri, Kecamatan Arut Selatan.
Kepala Bidang Tanaman Pangan Dinas Pertanian Kobar Iskandar menyampaikan, Desa Tanjung Putri merupakan salah satu lumbung pangan yang ada di Kabupaten Kobar.
"Petani di Desa tersebut sudah berhasil panen, sehingga ini yang harus dijaga dan didukung petaninya, agar bisa lebih maju dan semangat lagi dalam bertani khususnya pengembangan tanaman padi," ujarnya, Senin, 19 Februari 2024.
Iskandar menuturkan, belum lama ini pihaknya menghadiri undangan Temu Tugas Lapangan Kegiatan BPP Kecamatan Arut Selatan, sekaligus panen padi di Kelompok Tani (Poktan) Sumber Rejeki yang bertempat di Desa Tanjung Putri.
Luas tanaman padi yang dipanen sebesar 10 Ha. Tanaman padi seluas 10 Ha tersebut merupakan swadaya masyrakat Tanjung Putri itu sendiri, sementara seluas 5 Ha merupakan program bantuan dari Dinas Pertanian tahun 2023.
Pada Tahun 2023 masa tanam Oktober 2023 – Maret 2024 terima paket pengembangan padi sawah seluas 5 Ha, dengan benih padi 125 kg, herbisida 20 liter, Kaptan 1.250 kg.
--page
Melihat potensi yang luar biasa di Desa Tanjung Putri, ia berpesan agar pemerintah desa setempat dan kelompok tani, dapat meningkatkan koordinasi dalam menjalin kerjasama untuk perkembangan pertanian khususnya tanaman pangan di Desa Tanjung Putri ini.
"Sektor pertanian perlu support penuh dari stackholder terkait agar kesejahteraan warga masyarakat, khususnya petani dalam hal ini petani padi juga semakin meningkat," tuturnya. (DANANG/R)









