PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Dalam rangka Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2024, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Palangka Raya meluncurkan Gerakan Batik (Bakul Cantik Tanpa Plastik).

Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Achmad Zaini,  menyampaikan adapun kegiatan yang dilakukan dalam peringati HPN adalah, mulai dengan sosialisasi dan edukasi tentang pentingnya mengurangi penggunaan kantong plastik sekali pakai, sejalan dengan Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun 2022.

Kegiatan ini, yang berlangsung di Pasar Kahayan dan Pasar Besar, menandai distribusi 1.000 bakul purun, kantong belanja ramah lingkungan yang terbuat dari bahan lokal dan alami, kepada pembeli. 

Inisiatif ini bertujuan untuk mendorong masyarakat beralih dari kantong plastik sekali pakai ke alternatif yang lebih berkelanjutan.

Zaini menekankan bakul purun tidak hanya dapat digunakan berulang kali tetapi juga berkontribusi pada pencegahan pencemaran lingkungan. 

“Kantong plastik sekali pakai membutuhkan waktu ratusan tahun untuk terurai dan akhirnya mencemari tanah serta air tanah,” ujar Zaini, Selasa, 20 Februari 2024.

DLH Kota Palangka Raya bekerja sama dengan UPTD Pengelolaan Sampah Terpadu dari Kecamatan Pahandut dan Sabangau, Kecamatan Jekan Raya, serta UPTD Pasar Palangka Raya dalam pelaksanaan Gerakan Batik.

--page

Kolaborasi ini juga melibatkan pengurus bank sampah yang ada di kota, menunjukkan upaya kolektif dalam mengatasi masalah sampah dan pencemaran.

"Gerakan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal yang signifikan dalam transformasi Palangka Raya menuju masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan," (PATHUR/R)