BORNEONEWS, Palangka Raya - Planet, people dan profit adalah pilar yang menjadi landasan utama PT Sawit Mandiri Lestari atau PT SML dalam mengoperasikan bisnisnya. Semua aspek secara berkesinambungan dijalankan bersama-sama dalam mewujudkan bisnis yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.
Dalam impelementasi prinsip "Planet" salah satu program yang diinisiasi PT SML yakni memberikan dukungan kepada Kelompok Tani Hutan atau KTH Kungkung Jaya yang berada di Desa Penyombaan, Kecamatan Delang, Kabupaten Lamandau, yang memiliki izin seluas 1.815 hektar.
Secara umum, ada tiga program utama PT SML dalam mendukung kegiatan operasional di KTH Kungkung Jaya. Di antaranya, tata batas kawasan, patroli dan pengamanan termasuk di dalamnya pembinaan Masyarakat Peduli Api atau MPA, pengadaan plang nama imbauan, larangan serta peringatan.
Manager Sustainability PT SML, Joko Triyanto dalam rilisnya kepada Borneonews pada Selasa, 20 Februari 2024 mengatakan bahwa pada bulan Februari 2024 ini, PT SML telah membantu pengadaan dan pemasangan 11 buah plang imbauan dan peringatakan di area KTH Kungkung Jaya.
"Hal ini menjadi penting agar masyarkat sekitar mengetahui dan aware dengan keberadaan Hutan Kemasyarakatan Kungkung Jaya di desa Penyombaan. Ini merupkan awal dukungan kita kepada konservasi diluar dari ijin PT SML," tambah Joko.
--page
Pada kesempatan yang sama, Wardi yang merupakan perwakilan Yayorin menyampaikan rasa terima kasih atas kontribusi perusahaan yang telah membantu pendanaan dan pengadaan plang untuk area KTH.
"Bantuan plang dari perusahaan sudah kita pasang secara gotong royong bersama perwakilan dari DISPAR Lamandau, KPHP Lamandau dan Sukamara beserta Yayorin.
Plang tesebut di pasang pada lokasi-lokasi strategis agar mudah terlihat oleh masyarakat sekitar," ungkap Wardi
Dari ketiga dukungan yang di bantu oleh Perusahaan, lanjutnya, ini adalah yang pertama di realisasikan.
"Tentunya selaku pendamping kami merasa ini sangat penting mengingat semua harus tahu dan Aware akan pentingnya keberadaan KTH ini, harapannya tidak ada gangguan pada HKM yang telah di tetapkan," tambah Wardi.
Kolaborasi dalam kerangka konservasi menjadi hal yang menarik untuk senantiasa dijaga dan kembangkan. Kebersamaan dan saling dukung-mendukung diantara berbagai pihak akan memudahkan upaya-upaya merealisasikan program yang telah di tetapkan. Masing-masing pihak berkepentingan harus berada dalam visi, misi dan pandangan yang sama. Kepentingan yang sama dalam rangka menjaga hutan, meningkatkan nilai keragaman hayati dengan manfaat yang luar di masa kini, masa depan dan masa yang akan datang. Hal inilah yang menjadi komitmen dari PT SML. (TESTI PRISCILLA/Y)









