TAMIANG LAYANG –

BORNEONEWS, Tamiang Layang - Camat Dusun Timur Nina Marissa menyampaikan 188 usulan pembangunan dalam musyawarah perencanaan pembangunan tingkat kecamatan atau Musrenbangcam yang digelar di GPU Mantawara Tamiang Layang, Rabu, 21 Februari 2024.

Usulan tersebut merupakan rangkuman usulan dari 16 desa dan 1 kelurahan selama musyawarah perencanaan pembangunan tingkat desa atau Musrenbangdes yang digelar 17-19 Januari 2024.

“Dari usulan Musrenbang desa terdapat sembilan sampai sepuluh usulan dari masing-masing desa yang telah dirangkum totalnya ada 188 usulan dengan estimasi biaya yang diperlukan sebesar Rp90 miliar,” papar Nina Marissa dalam laporannya.

Ia menjelaskan, usulan yang disampaikan pada Musrenbangcam tersebut juga telah dipilah berdasarkan skala prioritas. Hal itu bertujuan untuk menghindari dobel pekerjaan pada saat usulan oleh DPRD.

Sementara itu saat membuka Musrenbangcam, Pj Bupati Barito Timur Indra Gunawan mengatakan, program dan kegiatan pembangunan di Barito Timur harus berdasarkan musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenbang).

--page

"Dalam Musrenbang tidak hanya membahas rencana kegiatan fisik semata, namun lebih memprioritaskan pada pembangunan berkelanjutan dan harus melibatkan serta memberdayakan seluruh lapisan masyarakat," ujarnya.

Pj Bupati menjelaskan, melalui evaluasi dan musyawarah yang cermat, peserta Musrenbangcam diharapkan dapat menetapkan prioritas pembangunan yang sesuai dengan kebutuhan dan potensi lokal.

“Kita tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga memastikan bahwa fasilitas yang telah dibangun dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat,” katanya.

Pada kesempatan itu Kepala Daerah mengajak seluruh peserta Musrenbangcam agar memperhatikan dengan seksama prinsip-prinsip transparansi dan keterbukaan dalam proses perencanaan.

“Setiap langkah yang kita ambil haruslah berdasarkan pada kebutuhan riil masyarakat, bukan sekadar kepentingan politik atau kelompok tertentu,” tegasnya.

--page

Indra Gunawan menambahkan, pembangunan tidak hanya bergantung pada anggaran APBD. Karena itu perangkat daerah perlu menggali berbagai sumber daya dan pembiayaan lainnya untuk mendukung pembangunan yang berkelanjutan.

“Ini adalah tanggung jawab bersama kita semua untuk menjadikan Barito Timur sebagai tempat yang lebih baik untuk hidup bagi seluruh warga. Dengan semangat gotong-royong dan kesadaran akan tanggung jawab bersama, saya yakin kita dapat meraih kemajuan yang signifikan dalam pembangunan kita. Mari kita bersama-sama menjadikan impian pembangunan yang kita cita-citakan menjadi kenyataan yang nyata dan berkelanjutan bagi semua,” ujarnya. (BOLE MALO/j)