BORNEONEWS, Katingan - Warga Kabupaten Katingan masih terbiasa membuang sampah di sungai. Buktinya, saat Borneonews bersama sejumlah tim penilai lomba kebersihan tingkat Rt, sekolah dan tingkat desa se Kabupaten Katingan saat melakukan penilaian di sejumlah desa wilayah hulu Katingan akhir pekan kemarin.

"Selama ini sampah yang kita kumpulkan kadang dibakar, dan sering juga buang ke Sungai Katingan yang ada di belakang rumah kami," ujar Nita seorang ibu rumah tangga warga Desa Tumbang Kalemei Kecamatan Katingan Tengah.

Membuang sampah di sungai, sebut ibu tiga anak ini sudah dilakukan warga desanya sejak lama. "Karena di kampung kami tidak ada tempat pembuangan sampah, selain dibakar dan dibuang ke sungai itu," katanya.

Hal senada diutarakan warga Desa Tumbang Kanei, Kecamatan Sanaman Mantikei. "Di desa kami belum ada tempat pembuangan sampah sementara (TPS). Makanya sampah warga di desa ini sebagian besar masih dibuang ke sungai selain dibakar," ujar Lisun salah seorang warga Tumbang Kanei.

Namun demikian jika ada bangunan TPS di desanya, ia bakal membuang sampah tersebut ke TPS. "Selama ini masing-masing warga punya tempat sampah sendiri, baik dari kantung plastik, ember bekas maupun tempat penampungan sampah lainnya, tapi yaitu di kampung kami belum ada TPS-nya, terpaksa sampah dibuang ke sungai," imbuhnya.

Hendra Toni, ketua tim penilai lomba kebersihan lingkungan Rt, sekolah dan desa se Kabupaten Katingan mengakui, pola hidup warga terutama wilayah hulu/utara masih terbiasa membuang sampah di sungai. "Memang sejumlah desa yang sudah kita kunjungi untuk dinilai sebagian besar lingkungannya bersih dari sampah yang berserakan, tetapi masih banyak warga yang membuang sampah ke Sungai Katingan," sebutnya.

Dari sembilan desa yang telah dikunjungi, dosen Fakultas Kehutanan Universitas Palangka Raya ini, tidak melihat satupun Tempat Pembuangan Sampah Sementara (TPS) di lingkungan desa masing-masing. Padahal, keberadaan TPS ini memiliki nilai cukup tinggi dalam kategori penilaian lomba kebersihan lingkungan. (ABDUL GOFUR/N).