PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kabupaten Barito Utara masuk dalam jajaran kabupaten dan kota dengan penurunan Indeks Perkembangan Harga (IPH) tinggi nasional pada pekan 3 Februari 2024.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik (BPS) Pudji Ismartini mencatat ada 10 kabupaten kota dengan penurunan IPH tinggi.

Dimulai dari Bitung di Provinsi Sulawesi Utara -7,60 persen, Barito Utara di Provinsi Kalteng -6,44 persen, Mamberamo Tengah di Provinsi Papua Pegunungan -6,55 persen.

Setelahnya, Minahasa Tenggara di Provinsi Sulawesi Utara -6,51 persen, Minahasa di Provinsi Sulawesi Utara -5,79 persen, Poso di Provinsi Sulawesi Tengah -5,73 persen.

Kemudian, Alor di Provinsi Nusa Tenggara Timur -5,71 persen, Soppeng di Provinsi Sulawesi Selatan -5,62 persen, Bolaang Mongondow di Provinsi Sulawesi Utara -5,15 persen dan Muna di Provinsi Sulawesi tenggara -4,60 persen.

--page

Sedangkan 10 kabupaten/ kota dengan kenaikan IPH Tertinggi ada di Tasikmalaya di Provinsi Jawa Barat 5,13 persen, Bolaang Mongondow Selatan di Provinsi Sulawesi Utara 4,46 persen.

Dilanjutkan Pekalongan di Provinsi Jawa Tengah 4,43 persen, Ogan Komering Ulu Selatan di Sumatera Selatan 4,28 persen, Puncak Jaya di Provinsi Papua Tengah 3,96 persen, Tanjung Balai di Provinsi Sumatera Utara 3,95 persen.

Sisanya ada Bantul di Provinsi DI Yogyakarta 3,62 persen, Payakumbuh di Provinsi Sumatera Barat 3,52 persen, Belu di Provinsi Nusa Tenggara Timur 3,39 persen dan Lanny Jaya di Provinsi Papua Pegunungan 3,29 persen.

“(Ini) berdasarkan data SP2KP pencatatan tanggal 12-13 dan 15-16 Februari 2024 terkait Indeks Perkembangan Harga M3 Februari 2024,” tegas Pudji Ismartini saat rakor terkait inflasi bersama pemerintah daerah dan Kemendagri. (HERMAWAN DP/H)