BORNEONEWS, Tamiang Layang – Tim Penggerak PKK Kabupaten Barito Timur melalui Pokja III mengadakan pelatihan pengolahan menu pangan lokal di Kecamatan Pematang Karau, Kamis, 22 Februari 2024.
Adapun menu yang dibuat yaitu Sasangan Ikan yang merupakan makanan khas daerah setempat. Pelatihan yang diikuti kader PKK Kecamatan Pematang Karau itu dipimpin langsung oleh Pj Ketua TP-PKK Barito Timur Melly Novita dan dihadiri oleh Camat Pematang Karau Setia Murni.
Dalam sambutannya Melly Novita mengatakan, PKK memiliki 10 program pokok yang merupakan rumusan keluarga bahagia. 10 program pokok PKK tersebut yaitu penghayatan dan pengamalan Pancasila, gotong royong, pangan, sandang, perumahan dan tata laksana rumah tangga, pendidikan dan keterampilan, kesehatan, pengembangan kehidupan berkoperasi, kelestarian lingkungan hidup serta perencanaan sehat.
"Untuk melaksanakan 10 Program pokok PKK tersebut, mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan, pembinaan sampai fasilitasi, dilakukan oleh 4 kelompok kerja atau Pokja," ungkapnya.
Pokja I bertugas melakukan pembinaan dalam program penghayatan dan pengamalan Pancasila dan program gotong royong, Pokja II bertugas melakukan pembinaan dalam program pendidikan dan keterampilan dan pengembangan kehidupan berkoperasi, Pokja III bertugas melakukan pembinaan dalam program pangan, sandang, perumahan dan tata laksana rumah tangga serta Pokja IV bertugas melakukan pembinaan dalam program kesehatan, kelestarian lingkungan hidup dan perencanaan sehat.
--page
"Pada hari ini yang bertugas untuk memberikan pembinaan adalah Pokja III sebagai pengelola program pangan, sandang dan perumahan dan tata laksana rumah tangga," lanjut Melly.
Sementara itu, Camat Pematang Karau Setia Murni menjelaskan bahwa konsumsi pangan yang baik dapat tercapai dengan cara mengonsumsi makanan sehari-hari yang mengandung zat gizi lengkap sesuai kebutuhan tubuh, dengan praktik membuat masakan olahan ikan dan berbagai pangan lokal.
“Kami berharap dengan adanya pembinaan dan pelatihan ini, kemandirian pangan lokal dapat ditingkatkan serta sumberdaya alam dapat dilestarikan,” tuturnya.
Setia Murni mengatakan, PKK memiliki peran penting dalam upaya pencegahan stunting seperti yang dilakukan oleh Pokja III saat ini.
“Dengan pelatihan ini, kami berharap dapat sedikit mengatasi masalah stunting dengan memberikan pengetahuan langsung kepada kader PKK,” katanya. (BOLE MALO/Y)









