BORNEONEWS, Kotawaringin Timur - Masyarakat di Desa Tinduk, Kecamatan Baamang, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, patut berbangga hati. Sebab, daerah tempat tinggal mereka kini dijadikan pilot project pencanangan kampung Keluarga Berencana (KB) tingkat kabupaten. Dipilihnya desa yang letaknya tidak begitu jauh dari Kota Sampit ini bertujuan agar masyarakat dan keluarga di desa tersebut benar-benar bisa berkualitas.
“Dipilihnya Desa Tinduk sebagai kampung KB karena telah memenuhi kriteria persyaratan kampung KB seperti jumlah peserta KB yang berada dibawah rata-rata peserta tingkat desa atau kelurahan,” kata Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana Kotim, Rusmiati, Senin (16/5/2016).
Dengan ditetapkan sebagai kampung KB tersebut, terang Sumiati sebagai prioritas pembangunan selama empat tahun ke depan, khususnya dalam meningkatkan kualitas hidup melalui pembangunan kependudukan dan keluarga berencana, sehingga dapat tercapai perubahan signifikan dan tetap berkelanjutan untuk mewujudkan keluarga berkualitas.
Hadir dalam kegiatan itu, Wakil Bupati Kotim M Taufiq Mukri dan beberapa pejabat Kotim lainnya. Dalam kesempatan itu Taufiq Mukri menandatangani prasasti sebagai tanda resminya Desa Tinduk dicanangkan sebagai kampung KB.
Taufiq Mukri mengatakan, dirinya bersama bupati Kotim menyambut baik pencanangan kampung KB tersebut, dan meminta seluruh kecamatan di Kotim menunjuk salah satu desanya untuk dapat dipilih sebagai kampung KB.
“Pemahaman masyarakat akan pentingnya program KB ini harus ditingkatkan. Ini untuk menekan angka pernikahan dini juga memiliki anak lebih dari dua. Program seperti yang sudah dilakukan di Desa Tinduk ini dapat menyebar ke desa-desa lain di Kotim,” ujarnya. (RAFIUDIN/N).


