BORNEONEWS, Palangka Raya – Staf Ahli Gubernur Kalteng Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan, Yuas Elko menyampaikan perkembangan positif penanganan inflasi di Kalteng.
“Pada minggu IV Februari Indeks Perkembangan Harga (IPH) Kalteng adalah -1,50 persen,” sebut Yuas dalam keterangannya usai mengikuti rakor virtual bersama Kemendagri dan leading sektor terkait, Senin, 26 Februari 2024.
Sebagai informasi, IPH dinilai sebagai leading indicator atau Proxy indicator dari Inflasi yang bersumber dari data pemantauan harga harian.
Rakor inflasi Kementerian Dalam Negeri bersama pemerintah daerah dan leading sektor terkait menunjukan Kalteng berada pada posisi 6 besar provinsi dengan penurunan IPH tertinggi pada pekan IV Februari.
Posisi pertama penurunan IPH dipegang oleh Sulawesi utara dengan IPH -4,55 persen kemudian Kalimantan Selatan dengan -3,48 persen.
--page
Kemudian Maluku Utara IPH 2,58 persen, setelahnya Maluku -2,01 dan baru Kalimantan Tengah dengan IPH 1,5 persen. (HERMAWAN DP/R)









