BORNEONEWS, Katingan - Keberadaan tenaga penyuluh sangat penting dalam keberhasilan pembangunan pertanian umumnya. Oleh sebab itu, setiap penyuluh dituntut beradaptasi memperbaharui ilmu pengetahuan yang selalu berubah dan berkembang seiring dengan paradigma masyarakat yang berubah mengikuti kemajuan peradaban.
Demikiat diutarakan Bupati Katingan Ahmad Yantenglie dalam arahannya pada acara pertemuan teknis penyuluh pertanian, perikanan dan kehutanan Kabupaten Katingan 2016, di Aula Kantor Badan Ketahanan Pangan Pelaksana Penyuluhan, Pertanian, Perikanan dan Kehutanan (BKP-P4K) setempat, Selasa (17/5/2016).
Menurutnya, pembangunan sumber daya manusia merupakan hal penting dalam pembangunan pertanian secara umum, karena itu upaya-upaya peningkatan kualitas sumber daya petani, perkebunan, peternakan, nelayan, pembudidaya ikan serta masyarakat umumnya di dalam dan sekitar kawasan hutan yang perlu ditingkatkan kesejahteraannya.
"Salah satu upaya peningkatan tersebut melalui kegiatan penyuluhan menjadi prioritas dan wajib dilaksanakan secara sungguh-sungguh. Baik dari segi program atau kegiatan maupun segi pendanaannya," kata Ahmad Yantenglie.
Penyuluh, garda terdepan aparatur pemerintah sebagai pelayan masyarakat dibidang pertanian harus mampu sebagai inisiator, motivator dan fasilitator dalam menggerakkan pembangunan pertanian di wilayah kerja ataupun desa binaan masing-masing.
Terkati vitalnya peran penyuluh itu, Ahmad Yantenglie menyambut baik diselenggarakannya pertemuan teknis penyuluh dengan harapan, pertemuan ini dapat dijadikan sebagai wadah konsultasi, penyamaan persepsi, tukar informasi, koordinasi dan sekaligus sebagai wadah silaturahim antara penyuluh dan instansi terkait.
"Hasil pertemuan penyuluh ini dapat menjadi acuan untuk penyuluh dalam pembangunan pertanian, perikanan dan kehutanan ke depan yang penuh dengan tantangan," imbuhnya.
Untuk menjawab tantangan pembangunan pertanian, perikanan dan kehutanan ini, ujar bupati, telah didukung oleh payung hukum yakni Undang-Undang nomor 16 tahun 2006 tentang sistem penyuluhan pertanian, perikanan dan kehutanan.
Orang nomor satu di Bumi Penyang Hinje Simpei itu berharap kegiatan pertemuan teknis itu menghasilkan beberapa persepsi dan gerak langkah yang sama dalam membangun pertanian, perikanan dan kehutanan yang benar-benar terpadu dari seluruh komponen sektor bidang yang mendukung pembangunan.
"Diharapkan juga terjadi perubahan paradigma di bidang pembangunan pertanian, perikanan dan kehutanan sesuai tuntutan reformasi dan otonomi daerah. Kepada peserta agar sungguh-sungguh mengikuti kegiatan, sehingga upaya peningkatan ketahanan pangan dan pengembangan agribisnis dapat berhasil baik," demikian bupati. (HAIRUL SALEH/N).
Penyuluh Dituntut Beradaptasi dengan Kemajuan Teknologi
Bagikan:
- #Kabupaten Katingan
- #Bupati Katingan Ahmad Yantenglie
- #Penyuluhan Dituntut Beradaptasi
- #Kemajuan Teknologi
- #Bumi Penyang Hinje Simpei
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Komentar (0)
Memuat komentar…

