PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Staf Ahli Gubernur Kalteng Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan (Ekoubang) Yuas Elko menilai penurunan Indeks Perkembangan Harga (IPH) merupakan awal yang baik bagi Kalteng.

“Minggu IV Februari IPH Kalteng adalah -1,50 persen, dan di Barito Utara IPH juga turun. Hal ini merupakan langkah awal yang baik di Provinsi Kalteng,” ungkap Yuas dalam keterangannya, Senin, 26 Februari 2024.

Yuas berharap dengan kesiapan bersama, serta berbagai langkah penanganan inflasi di Kalteng dapat aman.

“Tinggal sidak lapangan dan langkah tindak lanjut dinas terkait, untuk itu kita perlu menyiapkan data-data penyaluran beras SPHP, jagung dan alokasi anggaran agar dilaporkan kepada pimpinan,” tuturnya.

Sebagai informasi, berdasarkan rilis data Badan Pusat Statistik (BPS) Februari 2024, inflasi Kalteng bahkan sempat masuk 8 tertinggi secara nasional.

Sebagai langkah penanganan Inflasi dan mendukung daya beli masyarakat, Pemprov Kalteng bersama leading sektor terkait beberapa waktu lalu gencar melakukan operasi pasar dan pasar penyeimbang di beberapa kabupaten kota. (HERMAWAN DP/R)