BORNEONEWS, Katingan - Ketua DPRD Katingan Ignatius Mantir Ledie Nussa mengimbau seluruh masyarakat agar tidak membakar lahan, mengingat tak lama lagi akan memasuki kemarau. Diprediksi pertengahan bulan Juni sudah memasuki musim kemarau. Kondisi itu dikhawatirkan bakal memicu terjadinya bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
"Sosialisasi antisipasi karhutla tidak hanya saat reses, namun aktif saya sampaikan saat bertemu masyarakat terutama pemilik lahan," kata Mantir, di Kasongan, selasa (17/5/2016).
Terkait antisipasi karhutla itu juga, dia meminta para camat dan kepala desa mengingatkan warganya tidak melakukan pembakaran lahan dan hutan di wilayahnya. "Tolong camat dan Kades tidak bosan-bosannya memberikan peringatan kepada warga agar tidak membakar lahan," ucapnya.
Jangan sampai, cetusnya, ada masyarakat yang wilayah Kabupaten Katingan yang berurusan dengan hukum karena ditangkap polisi akibat kebakaran lahan dan hutan. "Tolong kita jaga lahan dan pekarangan sama-sama, agar bencana kebakaran tak terkendali yang menimbulkan kabut asap tidak terulang kembali. Kejadian tahun lalu merupakan bencana kabut asap yang sangat merugikan kita semua," sebut Mantir.
Selain mengimbau agar tidak membakar lahan, politisi PDI Perjuangan itu saat reses juga mengajak masyarakat untuk membuat BUMDes dan koperasi dalam mengelola usaha perekonomian baik di bidang pertanian, perikanan dan lainnya. (HAIRUL SALEH/N).


