KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Kapuas melalui Kasi Pendidikan Diniyah dan Pontren, H Hapip beserta staf telah melakukan sosialisasi dan simulasi Ujian Sekolah Pendidikan Kesetaraan (USPK) tingkat Ulya berbasis CBT (Computer Based Test) melalui smartphone android.

Kegiatan sosialisasi dan simulasi tersebut juga telah diadakan di Pondok Pesantren Noorhidayah Darussalam. 

Sebanyak 99 santri yang tergabung dari PK-PPS Noorhidayah Darussalam dan Miftahussalam Tingkat Ulya telah menjalani simulasi persiapan ujian tersebut.

"Ujian berbasis CBT bertujuan untuk mengukur pencapaian kompetensi peserta didik serta menentukan kelulusan, akan tetapi ini tidak semua kompunen berdasarkan ujian CBT semua keputusan kelulusan dikembalikan kepada Pondok Pesantren masing-masing," kata Hapip, Selasa, 27 Februari 2024.

Lebih lanjut, dirinya menjelaskan tahun ini ada 2 jenis ujian untuk PK-PPS Tingkat Ulya, yang pertama Ujian Sekolah Pendidikan Kesetaraan dengan mata pelajaran ujian agama Al Qur'an, Hadis, Aqidah, Akhlak, Fiqih, Tarikh, dan Bahasa Arab pada tanggal 29 Februari sampai dengan 3 Maret 2024. 

--page

Sedangkan ujian kedua UKN (Ujian Kesetaraan Nasional), mata pelajaran yang diujikan meliputi PKN, Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris, Mata Pelajaran peminatan IPS pada tanggal 4 sampai dengan 7 Maret 2024. 

Sementara Ustadz Rahmad Kepala PK-PPS Ulya menyampaikan bahwa tahun ini semua santri kelas akhir yaitu kelas 12 yang mengikuti Ujian berbasis CBT sudah bisa menggunakan Android semua baik itu mengikuti USPK maupun UKN. (DODI/Y)