BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Lewat media sosial Facebook, Ustaz Iriyanoor, membantah tudingan miring yang dialamatkan kepadanya. Meski begitu ia tidak terang-terangan membantah kasus penipuan agen travel haji dan umrah, yang melibatkan dirinya senilai Rp2,5 miliar itu.
Melalui akun Majelis Ta'lim Asy-Sjafaah yang bergambar fotonya, sang ustaz mengakui hanya 12 jamaahnya, 13 dengan dirinya. "Saya juga tidak pernah meminta uang kepada jamaah, tetapi ada tiga keluarga jamaah yang berinisiatif memberikan tambahan dana, bukan saya minta," tulisnya dalam Facebook yang dikutip Selasa (17/5/2016).
Melalui FB Iriyanoor juga membantah berita telah melarikan diri sebelum dilaporkan para korban ke Polres Kotawaringin Barat. Ia mengatakan, hanya menghindar karena ada keluarga jamaah yang mencari-carinya. "Bukan mereka saja, ada banyak yang datang (ke barakan) mencarinya. Makasih koran yang baik."
Sejak Senin (16/5/2015) sore, barakan tempat tinggal Ustaz Iriyanoor, di Jalan Jenderal Sudirman, Gang Kalkun 2 Rt 10 Kelurahan Sidorejo, Pangkalan Bun, Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah, nampak sepi. Barakan yang ditempatinya, di pojok kiri nomer 5, posisi barakan yang tertutup barakan lainnya tidak ada penghuni. Tidak ada sandal satupun yang tersimpan baik di depan atau di belakang baraknya.
Menurut penuturan tetangganya sebut saja Ali, tersangka pelaku penipuan agen travel haji dan umroh itu, kabur melalui pagar belakang barakan yang dihuninya. Ia kabur Senin pagi tadi sekitar pukul 06.30 WIB. Pelaku berpakaian putih seperti jubah dan bawa tas kecil. "Setelah loncat ia jalan kaki di Gang Kalkun 2. Awalnya saya tidak mengira ia loncat dari pagar, tak lama kemudian ramai orang yang mencarinya."
Tetangga lainnya yang enggan disebut namanya mengatakan, sejak Minggu (15/5/2016) malam, banyak orang yang mencari keberadaan ustaz tersebut. Bahkan, diketahui ada tiga orang yang rela menginap di pinggir jalan (depan rumahnya) menunggu Ustaz Irianur. "Ada 4 keluarga yang ke sini, rumah saya kan di seberang barakan ustaz itu." (*/N).








