PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Surabaya – Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) Kalteng mengikuti rangkaian Rapat Koordinasi teknis Perencanaan Pembangunan (Rakortekrenbang) Tahun 2024 Regional I.

Kepala Kepala Dislutkan Provinsi Kalteng H. Darliansjah mengatakan pihaknya menyampaikan dua topik usulan untuk mendapatkan dukungan pusat.

Topik pertama yang diusulkan adalah Pengembangan Kampung Nelayan Modern di Sei Ijum Raya, Kabupaten Kotawaringin Timur berupa Smart Fisheries Village atau pusat penyuluhan dan pelatihan masyarakat.

Kemudian terkait, bioflok di kampung nelayan, wisata bahari di kampung nelayan, sanitasi, bedah rumah, dan bantuan kapal perikanan dan alat tangkap.

Sedangkan topik kedua adalah Pengembangan perikanan budi daya berorientasi ekspor di Kawasan Shrimp Estate di Sei Raja, Kabupaten Sukamara.

--page

“(Shrimp estate) perlu mendapat dukungan untuk hulu dan hilir,” tutur Darliansjah dalam keterangannya, Rabu, 28 Februari 2024.

Ia menjelaskan dukungan tersebut berupa pembangunan hatcery udang vaname, eksavator, sarana air bersih, tangki bbm, unit pengolahan ikan.

Termasuk dukungan pembangunan cold storage 100 ton, dan pengembangan sarana dan prasarana pelabuhan perikanan Kuala Jelai. (HERMAWAN DP/j)