SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Halikinnor meresmikan gedung baru RA Melati di Gang Melati Ketapang, Jalan DI Panjaitan, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang Jumat, 1 Maret 2024.

"Ini kedatangan saya ketiga kalinya di RA Melati. Kali ini untuk meresmikan gedung baru bertepatan dengan HUT ke-42 RA Melati Ketapang," kata Halikinnor.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bunda PAUD Kotim Khairiah Halikinnor, Camat Mentawa Baru Ketapang Irpansyah, dan Kepala Bidang PAUD PNF Dinas Pendidikan Kotim Legendaria Okta.

Halikinnor berterima kasih karena Yayasan Pendidikan Islam RA Melati Ketapang bekerja sama dengan pemerintah dalam rangka membangun pendidikan anak usia dini.

"Apalagi PAUD maupun TK ini bernuansa islami, mereka sejak dini telah dilatih dengan hal positif dan islami," ujarnya.

--page

Ia berharap, anak-anak di daerah ini dibentengi dengan iman dan takwa yang baik agar tidak mudah terprovokasi dan terkontaminasi dengan hal negatif.

"Kita bersyukur ada yayasan karena anak-anak ini generasi penerus kita. Perlu pendidikan yang baik agar tumbuh menjadi pribadi yang biman, bertaqwa, taat kepada orang tua dan berguna bagi bangsa dan negara," tandasnya.

Sementara itu, Kepala Sekolah RA Melati Ketapang Mariyamah bersyukur atas bantuan pemerintah daerah untuk membangun gedung baru sekolah ini. Sebelumnya sekolah ini hanya memiliki 3 ruang kelas untuk menampung 115 siswa. Keterbatasan ruang tersebut membuat siswa harus terbagi ke dalam jam yang berbeda saat belajar.

"Kami menyadari ntuk membangun sekolah ini sendiri jauh dari harapan. Alhamdulillah kami masih bisa menggratiskan anak yatim piatu dan tidak mampu serta diskon bagi anak yang bersaudara masuk sekolah bersamaan," ujar Mariyamah.

Dengan diresmikannya gedung baru tersebut RA Melati Ketapang memiliki 4 ruang kelas dan 1 kantor guru. Mariyamah berharap, kegiatan belajar mengajar lebih baik dan tidak lagi bergantian. 

--page

"Tahun depan siswa yang masuk 130 orang, dengan gedung baru ini kapasitas siswa akan dapat kami tampung," tandasnya. (DEWI PATMALASARI/H)