BORNEONEWS, Palangka Raya - Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang mengguyur Palangka Raya sejak Sabtu malam hingga Minggu siang menyebabkan beberapa ruas jalan tergenang air.
Plt Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Palangka Raya Hendrikus Satriya Budi mengatakan, pihaknya terus melakukan pemantauan debit air di beberapa titik di Palangka Raya.
“Kami melakukan pemantauan debit air di sembilan titik, yaitu Jalan Sethaji, Jalan Tambun Bungai, Jalan Simpang Empat Pangrango, Jalan Sundoro, Jalan Beliang, Jalan Belibis, Jalan Lawu, Jalan Simpang Empat Yos Sudarso, dan Jalan Temanggung Tilung,” ujarnya, Minggu, 3 Maret 2024.
Menurutnya, kondisi jalan di delapan titik tersebut masih aman dan bisa dilalui kendaraan. Hanya Jalan Temanggung Tilung yang masih tergenang air sepanjang 60 meter dengan kedalaman 20 sentimeter.
“Kendala di sana adalah drainase yang tidak bisa menampung air hujan, maka dari itu hal ini akan kami laporkan kepada pimpinan Pj Wali Kota Palangka Raya Hera Nugrahayu," jelasnya.
--page
Ia mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan berhati-hati saat berkendara di jalan yang tergenang air. Ia juga meminta masyarakat untuk melaporkan jika ada bencana yang terjadi di sekitar mereka.
“Kami siap membantu masyarakat yang terdampak genangan air. Kami juga menghimbau masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan dan tidak membuang sampah sembarangan agar tidak menyumbat saluran air,” tuturnya. (PATHUR/j)









