BORNEONEWS, Kuala Kurun - Polres Gunung Mas laksanakan upacara gelar pasukan Operasi Keselamatan Telabang yang dilaksanakan di lapangan Tantya Sudhirajati Polres Gunung Mas, Senin, 4 Maret 2024.
"Dalam operasi keselamatan telabang 2024 ini bertujuan untuk meningkatkan keselamatan, Polres Gunung Mas menerjunkan 24 personil dan dilaksanakan selama 14 hari, dimulai dari tanggal 4 Maret sampai dengan 17 Maret 2024," ujar Kapolres Gunung Mas AKBP Theodorus Priyo Santosa,Senin, 4 Maret 2024.
Operasi tersebut juga untuk melaksanakan deteksi dini, observasi, pemetaan terhadap lokasi atau tempat yang rawan terhadap kemacetan, pelanggaran, kecelakaan lalu lintas dan melaksanakan penegakan hukum lalu lintas terhadap 7 pelanggaran prioritas.
“Tujuh pelanggaran yang dimaksud yakni menggunakan hp saat mengemudi, pengemudi ranmor yang di bawah umur, berboncengan lebih dari satu orang, tidak menggunakan helm SNI, mengemudi ranmor dalam pengaruh alkohol, melawan arus, pengemudi ranmor yang tidak menggunakan safety belt, dan mengemudikan ranmor secara ugal-ugalan serta pelanggaran Over Dimension Dan Overload.” terangnya.
Apalagi tingkat kecelakaan pada 2023 lebih tinggi ketimbang 2022. Pada 2022 ada satu kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Gunung Mas dengan korban luka-luka sedangkan pada 2023 ini ada dua kecelakaan lalu lintas dengan dua korban meninggal dunia.
--page
"Kami berharap tahun 2024 ini zero laka lantas di Kabupaten Gunung Mas dan kami imbau kepada masyarakat agar menaati aturan lalu lintas," tukasnya. (RISKA YULYANA/R)









