BORNEONEWS - Kasongan: Sekretaris Komisi I DPRD Katingan Yanel yang salah membidangi pendidikan menyatakan prihatin atas kondisi sektor pendidikan wilayah, Kecamatan Petak Malai sejauh ini. Pasalnya, kecamatan paling ujung di jalur Sungai Samba itu masih banyak kekurangan tenaga pengajar.
Terkait hal itu Yanel mendesak pemerintah daerah setempat melalui Dinas Pendidikan (Disdik) agar dapat melakukan penambahan guru di wilayah itu. "Kecamatan Petak Malai masih banyak memerlukan tenaga pengajar, kita berharap kepada Dinas Pendidikan agar serius memperhatikan masalah ini," kata Yanel, di Kasongan, Rabu (18/5).
Menurut legislator Partai Gerindra itu, ada 11 tenaga guru saat ini yang sangat mendesak diperlukan desa-desa di kecamatan Petak Malai. Yakni, perlu adanya pengadaan tujuh orang guru pendidikan anak usia dini (PAUD) untuk ditugaskan di Desa Tumbang Habangoi, Nusa Kutau, Batu Badak, Tumbang Baraoi, Batu Tukan dan Tumbang Tangoi.
Kemudian, lanjutnya, perlu penambahan empat guru tenaga kontrak untuk empat desa yakni Desa Tumbang Tangoi, Batu Tukan, Dusun Tumbang Papi dan Batu Badak.
Tak hanya itu saja, lanjutnya, kebutuhan lainnya yang perlu dipenuhi untuk mendongkrak sektor pendidikan di Petak Malai yakni pemerintah daerah harus mengadakan sarana dan prasaran pendukung operasional UPTD Pendidikan setempat, seperti perlengkapan dan peralatan kantor.
Selain itu, sambungnya, perlu juga adanya tenaga atau staf pendukung operasional UPTD pendidikan, pengadaan sepeda motor operasional, dan pembangunan rumah dinas untuk kepala UPTD.
"Mengingat UPTD pendidikan di Petak Malai ini masih baru mulai aktifitasnya dan hanya ada kepalanya saja yang bertugas, maka harus ada tenaga ataupun staf untuk membantu operasional UPTD. Begitu masalah sarana dan prasarana kantor harus dilengkapi," pungkasnya. (rul/*)
Petak Malai Banyak Kekurangan Guru
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Komentar (0)
Memuat komentar…

