PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Pemerintah Provinsi Kalimatan Tengah mengingatkan pentingnya meningkatkan komitmen Pengurus Badan Wakaf Indonesia (BWI) Provinsi Kalteng, untuk bisa maksimal melaksanakan tugas dan fungsinya dalam menggairahkan dan melakukan inovasi, serta optimalisasi peningkatan kesadaran berwakaf.

Sekda Kalteng, Nuryakin mengatakan bahwa terbentuknya BWI Provinsi Kalteng ke depan mampu mengembangkan dan membina komunikasi serta sinergitas yang baik dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah.

"Dalam upaya bersama mewujudkan tatanan kehidupan umat beragama dan pembangunan yang lebih baik, demi terwujudnya Kalteng Makin BERKAH (Bermartabat Elok, Religius, Kuat, Amanah, dan Harmonis)," ujaranya saat menghadiri Pelantikan Pengurus Perwakilan BWI Kalteng Masa Jabatan 2023-2026, bertempat di Aula Eka Hapakat Lt. III Kantor Gubernur Kalteng, Selasa 5 Maret 2024.

Ketua Badan Pelaksana BWI Pusat Muhammad Nuh Dea juga mengutarakan, wakaf bukan hanya investasi akhirat, tetapi investasi yang manfaatnya bisa didapat di dunia dan akhirat, bagi diri sendiri dan masyarakat.

"Potensi Wakaf (Tanah-Uang) sangat luar biasa, maka kelola dengan sebaik mungkin (wakaf produktif) demi kemaslahatan dan kemartabatan umat (Pendidikan, Kesehatan dan  kemiskinan)," jelasnya.

Dirinya juga menambahkan, pengelolaan wakaf di Provinsi Kalteng ini betul-betul bisa dinikmati oleh umat, karena wakaf merupakan aset Allah, maka kita yang diberi amanah ini wajib menjaganya agar tidak ada masalah di kemudian hari. (MARINI/R)