BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Meski honor harian para tenaga kebersihan kota Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) masih tergolong rendah yaitu sebesar Rp 65.000 per-hari, kinerja yang ditunjukkan mereka tetap berbuah Piala Adipura ke-13 yang saat ini sudah diboyong ke Pangkalan Bun.
Pj Bupati Kobar Budi Santosa usai prosesi penyambutan Piala Adipura tersebut di Halaman Pemkab Kobar, Rabu, 6 Maret 2024 mengaku sedih dan miris mengetahui hal tersebut.
"Karena setiap Sabtu pagi saya selalu berkeliling dengan sepeda sambil berolahraga, saya beberapa kali ngobrol dan berinteraksi dengan para tenaga kebersihan kota. Sehingga saya mengetahui berapa pendapatan mereka untuk membersihkan kota," jelas Pj Bupati.
Walau demikian, menurut Pj Bupati, para tenaga kebersihan tersebut tetap bersemangat menjaga kebersihan kota dan hasilnya berbuah manis berupa kembalinya Piala Adipura diterima Kabupaten Kobar.
"InsyaAllah, nantinya setelah kompromikan dan dihitung sesuai keadaan keuangan daerah, rencananya tahun ini honor harian mereka akan ditingkatkan. Semoga apresiasi ini akan lebih meningkatkan kinerja mereka dalam menjaga kebersihan kota," jelas Pj Bupati.
--page
Selain itu, lanjut Pj Bupati, kedepan untuk mempertahankan kebersihan kota, pastinya tidak mungkin hanya bergantung pada para tenaga kebersihan tersebut.
"Perlu ditingkatkan lagi kesadaran masyarakat luas untuk tidak membuang sampah sembarangan dipinggir jalan. Karena sebagai contoh, saya beberapa kali saat saya bersepeda pagi, saya melihat masih banyaknya masyarakat yang sengaja menaruh bungkusan sampah rumah tangga di pinggir jalan sekitar Sport Center dan lokasi lainnya di dalam kota Pangkalan Bun," jelas Pj Bupati. (WAHYU KRIDA/Y)









