SERUYAN –

BORNEONEWS, Kuala Pembuang - Elis Sumarni (40), seorang warga Kuala Pembuang, Kabupaten Seruyan, terus berjuang menghadapi ganasnya kanker rahang. 

Durhan, ayah Elis, menyampaikan bahwa penyakit ini telah di derita oleh putrinya lebih kurang selama 5 tahun terakhir.

Sakit yang diderita anaknya, sering kali mengharuskan Elis bolak-balik ke RSUD Kuala Pembuang, dan tahun lalu telah  mendapat  rujukan untuk dilakukan tindakan operasi di Rumah Sakit Ulin Banjarmasin.

Dengan harapan segera mendapatkan penanganan, Elis dibawa ke Banjarmasin. Namun, antrian operasi yang panjang membuat mereka harus menunggu hingga bertahun-tahun.

Tanggal 17 Juli 2023 mendapatkan rujukan ke RSUD Ulin Banjarmasin, namun harus kembali ke Kuala Pembuang hanya dengan membawa selembar kertas berisi jadwal operasi pada 12 Juni 2024.

--page

"Kami hanya meminta bantuan agar proses operasi anak kami, Elis, bisa dipercepat karena benjolan semakin membesar dan untuk makanpun cukup sulit." kata Durhan, Rabu, 6 Maret 2024.

Dikatakan, semakin hari kondisi Elis semakin parah, kadang-kadang dia harus mendapatkan perawatan di RSUD Kuala Pembuang karena pendarahan yang cukup serius dan membutuhkan donor darah.

"Sekali lagi kami mohon bantuan bagi siapa saja yang bisa membantu proses operasi anak saya, agar waktunya  bisa dipercepat, karena kondisinya semakin hari semakin parah. Jika harus operasi tanpa ditanggung oleh BPJS, kami tidak mampu,"  tandasnya. (FAHRUL/H)