BORNEONEWS, Palangka Raya - Plh. Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Pemkesra) Setda Provinsi Kalteng, Herson B. Aden menyampaikan ada empat langkah implementasi wawasan kebangsaan bagi tenaga pendidik.
Langkah pertama melalui pengembangan Kurikulum yakni memasukkan unsur-unsur kebangsaan dalam kurikulum pendidikan.
“Mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, serta mengintegrasikan nilai-nilai kebangsaan dalam mata pelajaran lainnya,” ungkap Herson mewakili Sekda Kalteng saat sosialisasi di Best Western Palangka Raya, Rabu, 6 Maret 2024.
Kedua, melalui pelatihan dan workshop, yakni menyelenggarakan pelatihan dan workshop reguler untuk meningkatkan pemahaman tenaga pendidik tentang nilai-nilai kebangsaan.
Termasuk pemahaman metode pembelajaran yang mempromosikan rasa kebangsaan, dan strategi untuk menghadapi isu-isu sosial dan politik yang berkaitan dengan keberagaman.
Ketiga, pengembangan materi pembelajaran yakni membuat dan menggunakan materi pembelajaran yang menekankan aspek-aspek kebangsaan, seperti modul, presentasi, dan sumber belajar yang mengangkat tema-tema sejarah, budaya, dan keberagaman Indonesia.
Keempat, kegiatan Sekolah dan Ekstrakurikuler yakni mengadakan kegiatan sekolah, seperti upacara bendera, peringatan hari-hari nasional, dan diskusi kebangsaan.
--page
Meliputi didalamnya dukungan kegiatan ekstrakurikuler yang memperkuat identitas kebangsaan, seperti paduan suara, tari tradisional, atau pameran seni. (HERMAWAN DP/R)








