BORNEONEWS, Palangka Raya - Ada 4 subsektor memiliki kontribusi terbesar dalam realisasi investasi tahun 2023 di Kalimantan Tengah yakni Tanaman Pangan, Perkebunan, dan Peternakan serta subsektor Pertambangan. Ke 4 subsektor ini didominasi wilayah barat Kalteng.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Kalteng Sutoyo mengatakan data yang dihimpun oleh Fungsi Pengolahan Data Dinas PMPTSP Provinsi Kalteng menunjukkan bahwa, Subsektor Tanaman Pangan, Perkebunan, dan Peternakan serta subsektor Pertambangan trend positif setiap tahunnya.
Selain itu juga, diiringi oleh sektor primer mendominasi realisasi investasi dan juga menyerap banyak tenaga kerja dalam kurun waktu lima tahun terakhir.
“Secara kewilayahan, realisasi PMA tertinggi berturut-turut ada di Kabupaten Kotawaringin Timur, Kotawaringin Barat, dan Murung Raya. Sementara Kapuas, Kotawaringin Timur, dan Barito Utara menjadi tiga kabupaten dengan realisasi PMDN tertinggi di Kalimantan Tengah,” jelasnya, Rabu 6 Maret 2024.
Menurut Sutoyo, secara kumulatif, realisasi investasi di Kalimantan Tengah wilayah barat dan timur terdistribusi secara merata, namun perlu sedikit penguatan untuk wilayah tengah.
"Realisasi investasi dihimpun dari Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) yang disampaikan oleh para pelaku usaha setiap triwulan," jelasnya.
Dirinya juga menyampaikan, LKPM merupakan salah satu kewajiban yang harus dipenuhi oleh pelaku usaha sebagaimana telah diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2007 tentang Penanaman Modal.
--page
"LKPM berisi informasi tentang perkembangan realisasi penanaman modal dan permasalahan yang dihadapi oleh pelaku usaha, terutama pada Subsektor Tanaman Pangan, Perkebunan, dan Peternakan serta subsektor Pertambangan," tandasnya. (MARINI/R)









