PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Pasangan muda Correy Ananta Adhilaksma dan Hilyatul Asfia menjadi dua dari 155 orang perwakilan Indonesia untuk menghadiri World Youth Festival 2024 di Rusia pada 1-7 Maret 2024. Dalam sebuah ajang kepemudaan bagi pemuda-pemudi berbakat dari seluruh dunia, World Youth Festival 2024 di Rusia, Indonesia telah mengirimkan delegasi yang diantaranya adalah pasangan muda asal kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah ini.

Pria yang akrab disapa Correy ini merupakan salah seorang pegawai Bank Kalteng tepatnya di PT Bank Kalteng Cabang Pembantu Tewah, sementara sang istri meruakan dosen muda Fakultas Hukum Universitas Palangka Raya yang akrab disapa Fia. 

Dalam festival ini, mereka bergabung dengan ribuan pemuda dari berbagai negara untuk berbagi ide, budaya, dan aspirasinya. 

"Saat dalam tahapan penyeleksian, saya mengangkat isu pemanfaatan hutan secara berkelanjutan oleh masyarakat Dayak yang bisa menjalin kerja sama dengan Pemerintah Rusia. Pemanfaatan hutan ini saya paparkan dengan melibatkan berbagai aspek seperti konservasi, pengembangan masyarakat, pelestarian keanekaragaman hayati, dan perdagangan karbon," kata Correy saat dihubungi Borneonews pada Kamis, 7 Maret 2024.

Aumni Surya University ini menjelaskan bahwa kegiatan World Youth Festival adalah platform yang memungkinkan para pemuda untuk memperluas wawasan mereka, memperdalam pemahaman tentang isu-isu global, dan membangun jaringan yang kuat dengan sesama pemuda dari seluruh dunia. Momen ini juga menjadi kesempatan bagi para delegasi untuk menunjukkan bakat dan keahlian mereka dalam berbagai bidang, termasuk seni, budaya, olahraga, hukum, finansial dan ekonomi.

--page

"Ada banyak kegiatan yang kami ikuti, saya sendiri memilih sektor finansial serta ekonomi yang merupakan passion dan keahlian saya. Bahkan dalam kegiatan satu minggu ini kami juga dapat menawarkan ide ide untuk nantinya di approve oleh para investor," jelasnya.

Sementara sang istri, Fia, di saat yang sama dihubungi via telepon menerangkan bahwa keikutsertaan mereka pada ajang tersebut tidak terlepas dari seleksi yang begitu kompetitif.

"Ada ratusan pendaftar yang akan mewakili Indonesia, kami diminta membuat essai, menjawab pertanyaan, serta membuat video tentang isu yang solusi apa kami tawarkan untuk penyelesaiannya. Tentunya, kami berdua sangat bersyukur bisa mendapat kesempatan ini, apalagi kegiatan ini bersifat gratis alias fully funded," ungkap Fia. 

Sebelumnya, dalam siaran pers yang diterima Borneonews, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif atau Menparekraf/Kabaparekraf, Sandiaga Salahuddin Uno secara resmi melepas rombongan kontingen Indonesia yang akan berpartisipasi dalam World Youth Festival atau WYF 2024 di Rusia pekan lalu.

Menparekraf Sandiaga menjelaskan WYF adalah event yang menjadi momen bagi pemuda global untuk mengembangkan hubungan persahabatan berdasarkan prinsip-prinsip kesetaraan, saling menghormati, dan tanggung jawab untuk masa depan.

--page

WYF 2024 sendiri dilaksanakan pada 29 Februari–7 Maret 2024 dan diikuti oleh 20 ribu peserta dengan rentang usia 18-35 tahun dari 180 negara.

"Indonesia akan mengirimkan 155 orang delegasi dan kesempatan ini akan kita gunakan untuk menjaga persatuan dan kesatuan, mempromosikan pariwisata, dan meningkatkan kesadaran pelestarian budaya dan teknologi untuk mengembangkan kualitas SDM kita," kata Sandiaga. 

Menparekraf Sandiaga mengungkapkan partisipasi Indonesia dalam WYF 2024 ini tidak hanya mampu meningkatkan kualitas SDM, namun juga memperkenalkan potensi parekraf Indonesia ke pasar internasional, khususnya Rusia.

"Saya ucapkan selamat jalan bagi teman-teman yang berpartisipasi di World Youth Festival 2024. Nanti kalau sudah kembali tolong ceritakan kepada kami pengalamannya dan potensi pengembangan potensi pariwisata dan ekonomi kreatif dengan Rusia," ungkap Sandiaga.

Dalam kesempatan tersebut, Head of Indonesia's National Preparatory Committee atau INPC, Fauzan Al-Rasyid mengungkapkan bahwa para anggota delegasi Indonesia telah mempersiapkan banyak hal untuk mempromosikan potensi parekraf Indonesia di WYF 2024.

--page

"Ada anggota delegasi yang membawa handycraft, berlatih koreografi, dan ada juga yang menyiapkan pakaian adat khas daerah masing-masing. Jadi mereka ini sangat bersemangat sekali," kata Fauzan. (TESTI PRISCILLA/j)