PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala UPT Balai Pengembangan Produksi Benih Tanaman Pangan dan Hortikultura (BPPB-TPH) Isnawati mengingatkan multifungsi laboratorium kultur jaringan.

“Laboratorium Kultur Jaringan memiliki fungsi utama melakukan perbanyakan benih,” tutur Isnawati melalui keterangannya saat rangkaian uji kompetensi keahlian, Rabu, 6 Maret 2024.

Ia menegaskan laboratorium kultur jaringan dapat memiliki fungsi lain sebagai media informasi dan pembelajaran bagi masyarakat khususnya siswa dan mahasiswa di Kalteng.

"Semoga dengan pembelajaran langsung di laboratorium, para siswa bisa lebih memahami dan mempraktekkan budidaya anggrek dalam kehidupan sehari-hari," ungkap Isnawati.

Isnawati menyampaikan laboratorium kultur jaringan merupakan bantuan Direktorat Perbenihan Hortikultura Kementerian Pertanian yang dikelola oleh seksi perbanyakan benih hortikultura.

--page

Adapun kegiatan Uji Kompetensi Keahlian (UKK) yang bertujuan untuk asesmen terhadap pencapaian kualifikasi jenjang dengan Tema Aklimatisasi Anggrek.

Kegiatan ini diikuti oleh 16 orang siswa dan sembilan guru pendamping SMKS Budi Mulya, termasuk Kepala Sekolah Nuraini. (HERMAWAN DP/Y)