KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Kapuas mendorong pemerintah desa optimalkan anggaran dana desa untuk mendukung penurunan stunting.

Kepala Dinas PMD Kabupaten Kapuas Budi Kurniawan mengatakan, salah satu prioritas  penggunaan Dana Desa (DD) adalah untuk kegiatan penanganan stunting.

"Peran desa kelurahan dan kecamatan juga penting, apalagi desa ini memiliki sumber alokasi dari DD dan Alokasi Dana Desa (ADD) yang bisa dimaksimalkan untuk mendorong penanganan stunting di wilayahnya masing-masing," kata Budi Kurniawan, Kamis, 7 Januari 2024.

Karenanya, lanjut dia telah diadakannya Rapat kerja daerah (Rakerda) percepatan penurunan stuning itu dapat dipahami peran desa dalam mendukung penurunan stunting.

"Harapan kami melalui kegiatan ini desa-desa punya gambaran mengenai perencanaan penganggaran dan pelaksanaan program-program penurunan stunting di tingkat desa," ucapnya.

--page

Dari dana desa dan alokasi dana desa itu ada prioritas penanganan stunting, sehingga perlu dimaksimalkan.

"Tinggal bagaimana nanti mereka mengaplikasikannya  sehingga target penurunan stunting dari 20 persen menjadi 14 persen bisa tercapai," pungkasnya. (DODI/H)