PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Dinas Perkebunan Kalteng mengklaim harga CPO Kalteng terpantau naik berdasarkan rapat penetapan harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit produksi pekebun periode II bulan Februari 2024.

“Setelah periode I bulan Februari 2024 harga CPO di Kalteng sempat turun, namun pada periode II bulan Februari 2024 kembali bergerak naik,” ungkap Kepala Bidang (Kabid) Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perkebunan (Lohsar) A. Sugianor, dalam keterangannya, Kamis, 7 Maret 2024.

Ia menjelaskan perbandingan antara periode I dan II bulan Februari 2024, untuk harga minyak sawit (CPO) terdapat kenaikan Rp146,44.

“Demikian pula harga inti sawit (PK) juga ikut naik Rp55,67, dan harga TBS umur tanaman 10 – 20 tahun naik Rp30,84,” kata Sugianor.

Sugianor berharap harga ini adalah harga yang wajar, karena telah ditetapkan oleh tim yang dibentuk oleh pemerintah.

--page

“Tentunya harga ini menjadi acuan bagi kita bersama dalam rangka perlindungan harga TBS bagi petani/pekebun mitra PKS se-Kalteng,” imbuhnya. (HERMAWAN DP/RILIS/R)