BORNEONEWS, Pangkalan Bun- Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pemberdayaan Perempuan, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Kotawaringin Barat mengadakan Rapat Koordinasi Penilaian Evaluasi Kabupaten Kota Layak Anak (KLA) 2024.
Dipimpin oleh Asisten III Setda Kobar, Syahrudin, Kepala DP3AP2KB Kobar, Agus Basrawiyanta serta dihadiri seluruh SKPD Kabupaten Kobar bersama lintas sektor di Aula Rapat Setda Kantor Bupati terkait guna mendukung persiapan pelaksanaan penilaian KLA 2024.
Asisten III Setda Kobar, Syahrudin, mengungkapkan, bahwa Kabupaten Kotawaringin Barat telah mendapatkan peringkat Madya pada 2023 lalu dan ingin meningkatkan kembali ke tingkat Nindya pada 2024.
"Ada banyak kriteria dalam penilaian Kabupaten/Kota Layak Anak ini, sehingga semua SKPD yang ada di Kotawaringin Barat mempunyai kontribusi terhadap penyiapan hal-hal terwujudnya kota layak anak mulai sekolah, taman, dan tempat lingkungan sekitar," tuturnya, Jumat, 8 Maret 2024.
Kepala DP3AP2KB Kobar, Agus Basrawiyanta mengatakan pada peringkat Madya 2023 Kabupaten Kotawaringin Barat mendapatkan nilai 702 poin.
"Kita gotong royong antar SKPD pengumpulan data, komitmen, dokumen pendukung seperti Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kobar memiliki sekolah ramah anak berapa persen, Dinas Lingkungan Hidup Kobar tingkat kebersihannya dan alhamdulilah saat ini kita mendapatkan penghargaan Adipura 2023 sebagai unsur pendukung dan sektor lainnya," jelasnya.
--page
Sehingga dengan masuknya Kabupaten Kotawaringin Barat menjadi Kabupaten/Kota Layak Anak Tingkat Nindya diharapkan anak-anak Bumi Marunting Baru Aji dapat merasa aman dan nyaman di lingkup keluarga, sekolah, bahkan di ruang publik.(NURITA/R)









