PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Kantor Wilayah Badan Urusan Logistik (Bulog) Kalimantan Tengah, Budi Cahyanto mengatakan bahwa ketersedian beberapa komoditas di Bulog seperti beras mengalami akibat kondisi fenomena El Nino. 

"Sampai hari ini fenomena El Nino terus menguak, kadang hujan kadang panas belum kondisi normal untuk cuacanya yang mengakibatkan produktifitas beras berimbas terutama di Kalteng," katanya, Jumat 8 Maret 2024.

Dirinya mengutarakan sejak Desember 2023 sudah mempersiapkan stok beras dengan pasokan yang cukup dari Bulog Pusat.

Kecukupan pasokan beras Kalteng dari Pemilu sampai Ramadan maupun beberapa heletan Hari Besar lainnya, sudah dilakukan penaganan oleh pihaknya.

"Untuk saat ini jumlah stok 7.800 ton beras, ada beras Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) sebanyak kurang lebih 6.500 ton sisanya ada beras premium. Ini ketersedian stok kami dan pertengahan Maret 2024 akan ada datang lagi pasokan dari wilayah lain dari Kalsel, DKI Jakarta," jelasnya.

Selain itu juga katanya, pada bulan April 2024 akan ada datang lagi pasokan beras sampai dengan bulan Mei 2024 total keselurahan kurang lebih 17.750 ton. Jadi, ini sebagai kesiapan Bulog Kalteng dalam menghadapi Pemilu, Ramadan, dan libur sekolah. 

Pihaknya memaksimalkan seluruh instrumen yang ada, sebagai langkah antisipasi bersama menghadapi El Nino di samping menjamin ketersediaan dan keterjangkauan pangan dengan melibatkan kelompok tani, penggilingan tradisional, serta stakeholder lainnya.

--page

"Bulog juga terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat ataupun daerah guna menjaga pemerataan ketersediaan stok. Masyarakat jangan khawatir dengan dampak El Nino," tandasnya. (MARINI/R)