BORNEONEWS, Palangka Raya - Gula pasir mengalami Fluktuasi (perubahan harga khusus yang disebabkan oleh mekanisme pasar berupa kenaikan maupun penurunan nilai harga) di wilayah Kalimantan Tengah.
Kepala Kantor Wilayah Badan Urusan Logistik (Bulog) Kalimantan Tengah, Budi Cahyanto mengambil langkah proaktif, dengan menambah stok gula guna mengantisipasi peningkatan permintaan selama Ramadan.
"Keputusan ini diambil untuk memastikan ketersediaan gula yang cukup hingga akhir bulan puasa dan menyambut Hari Raya Idul Fitri 2024," katanya, Jumat 8 Maret 2024.
Dia menyatakan penambahan stok gula pasir sebagai langkah antisipasi, diperkirakan permintaan akan komoditas ini melonjak saat Ramadan dan Idul Fitri berdasarkan pengalaman sebelumnya.
"Saat ini stok gula pasir di gudang Bulog masih kuat kurang lebih 2000n ton. Dan itu sudah tersebar di Kabupaten/Kota Se-Kalteng," bebernya.
Pihaknya juga memproyeksikan permintaan gula pasir meningkat pada Ramadan dan Idul Fitri nanti, ketersediaan stok saat ini cukup untuk memenuhi kebutuhan di momen itu.
--page
"Dan ini stok gula pasir akan ditambah setiap saat. Karena Forum Bulog sendiri punya anak perusahaan PT Gendhis Multi Manis (GMM), adalah pabrik gula yang berada di Jawa Tengah yang siap pasok ke wilayah Kalimantan Tengah," tandasnya. (MARINI/R)









