SUKAMARA –

BORNEONEWS, Sukamara - Bantuan sosial tunai insentif fisikal yang disalurkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukamara sebagai upaya dalam mengatasi dampak fluktuasi harga menjelang Ramadan. 

Penjabat Bupati Sukamara, Kaspinor mengatakan bahwa bantuan sosial tunai insentif fisikal diterima sebanyak 2.089 Kelurga Penerima Manfaat, dan launching pada hari ini di Kelurahan Mendawai. 

“Bantuan sosial tunai ini adalah sebagai salah satu upaya pemerintah termasuk pemerintah daerah agar masyarakat Kabupaten Sukamara tidak terdampak dari fluktuasi harga menjelang Ramadan termasuk juga adanya inflasi,” ucap Kaspinor saat diwawancarai wartawan, Sabtu, 9 Maret 2024.

Menurut dia, bantuan sosial tunai tersebut juga dilaksanakan sebagai upaya dalam menurunkan angka kemiskinan di Kabupaten Sukamara.

“Tentunya juga kita berupaya untuk mereka Angka kemiskinan dan stunting bagi masyarakat kita yang ada di Kabupaten Sukamara,” tuturnya.

--page

Diketahui, jumlah 2.089 keluarga penerima manfaat yang menerima bantuan sosial tunai terbagi dari Kelurahan Mendawai sebanyak 672 KPM, Kelurahan Padang 726 KPM dan Kelurahan Jelai sebanyak 691 KPM.

Bantuan yang diterima KPM sebesar Rp 249.000 perbulan  disalurkan sekaligus selama 3 bulan sehingga jumlah yang diterima oleh kepala keluarga sebanyak Rp 747.000. 

Kaspinor berharap, bantuan yang disalurkan menjelang Ramadan tersebut dapat membantu keluarga penerima manfaat, terlebih saat ini adanya kenaikan harga terhadap sejumlan kebutuhan pokok.

“Tentunya harapan kita dengan pembagian bantuan sosial dana fisikal diawal mendekati Ramadan ini, harapan kami dapat meringankan masyarakat kita yang menerima manfaat,” tukasnya. (NORHASANAH/Y)