BORNEONEWS, Sampit - Kapolres Kotawaringin Timur (Kotim) AKBP Sarpani mengingatkan masyarakat untuk mengantispasi tindak kejahatan yang rawan pada saat bulan Ramadan.
Hal tersebut ia sampaikan saat diwawancarai oleh media ini, karena menjelang atau saat memasuki bulan Ramadan biasanya banyak pelaku kejahatan seperti pencurian.
"Saat Ramadan pastinya kebutuhan meningkat, sehingga membuat para pelaku menghalalkan segala cara untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Jadi untuk masyarakat untuk selalu waspada," kataa Kapolres Kotim AKBP Sarpani, Sabtu, 9 Maret 2024.
Untuk itu Sarpani ingin masyarakat juga bisa menjadi tameng demi meminimalisir kemungkinan besar terjadinya tindakan kriminal dengan cara memperkuat sistem keamanan individu maupun kemanan lingkungan.
"Yang perlu diantisipasi pastinya pencurian, bobol rumah, penipuan online, uang palsu, calo tiket mudik, kenakalan remaja, kejahatan jalanan dan balapan liar. Tentu semua ini apabila kita bekerjasama maka dapat dicegah," terangnya.
--page
Kapolres menambahkan, dalam hal ini sebagai bentuk tanggung jawab menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Khamtibmas) polisi tantu menjadi yang terdepan agar masyarakat merasa aman dan nyaman dalam perjalanan menyambut bulan ramadhan maupun dalam melaksanakan ibadah selama bulan ramadhan hingga lebaran nanti.
"Polres Kotim sendiri akan meningkatkan patroli secara berkala didalam kota khususnya tempat yang dilakukan seluruh satuan hingga tingkat polsek ke wilayah rawan kemudian ada juga satlantas untuk antisipasi balap liar dan kejahatan maupun pelanggaran lalu lintas di jalan raya, penertiban, khusus menekan angka laka lantas," terangnya. (BUDDI RAHMAT H/H)









