PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Seorang lansia yang hidup sebatang kara, akrab disapa Mama Joni, telah dievakuasi dari rumahnya yang terendam banjir di komplek perumahan belakang Aline, Minggu dini hari, 10 Maret 2024.

Lurah Langkai, Sriwanti, bersama dengan Bhabinkamtibmas, Babinsa, dan tim Emergency Response Palangka Raya, mengambil langkah cepat untuk menyelamatkan Mama Joni setelah kondisi air di dalam rumahnya naik hingga ketinggian perut orang dewasa.

"Mama Joni, yang kondisinya memprihatinkan karena tidak memiliki keluarga, saat ini telah kami tempatkan di posko pengungsian yang berlokasi di SDN 1 Langkai," ungkap Sriwanti.

Sriwanti menekankan pentingnya respons cepat dalam situasi darurat banjir, mengingat mulai hari Jumat kemarin debit air khususnya di sekitar Kelurahan Langkai terpantau terus meninggi hingga dini hari tadi.

Dengan adanya kondisi debit air yang terus meninggi ini, ia mengimbau kepada masyarakat yang rumahnya terendam cukup tinggi agar segera bisa mengungsi ke SDN 1 Langkai Palangka Raya.

--page

"Hari ini kita sudah berkoordinasi dengan UPT Puskesmas Marina Permai untuk melakukan pemeriksaan kesehatan kepada mama Joni, apabila masyarakat perlu bantuan harap bisa menghubungi pihak kelurahan atau ke call center 112 Palangka Raya," pungkasnya. (PATHUR/j)