BORNEONEWS, Buntok – Janjo Briano sebagai putra daerah asli Barito Selatan menyatakan kesiapannya maju sebagai wakil Bupati Barsel Pilkada 2024.
“Saya hanya fokus maju sebagai calon wakil Bupati. Saya ingin berkarya dan membantu mensukseskan pembangunan di Kabupaten Barito Selatan yang ia cintai ini,” kata Janjo Briano, Minggu, 10 Maret 2023.
Ia mengatakan tujuan maju sebagai wakil Bupati untuk membangun daerah serta mensejahterakan masyarakat lebih baik lagi.
Badudi sapaan akrabnya menyampaikan selain itu tujuan utamanya memberdayakan anak-anak daerah atau putra putri Barito Selatan.
“Semoga kita bisa mengembalikan kejayaan putra-putri atau putra daerah Barito Selatan, untuk memimpin daerah sendiri. Ia diyakini akan memikirkan bagaimana membangun daerahnya sendiri agar lebih maju,” ucap dia.
--page
Terkait sosok atau figur yang akan ia damping pada Pilkada 2024 mendatang dirinya enggan menyebutkan. Menurutnya ada beberapa putra daerah yang siap maju sebagai Calon Bupati.
“Yang terpenting nantinya bagaimana 2 putra daerah bisa disatukan. Bisa menyatukan kedua putra daerah tersebut yakni tokoh masyarakat dan tokoh adat,” kata dia.
Jika kedua figure putra daerah disatukan, maka peluang memimpin di daerah sendiri sangat besar. Namun jika tidak bersatu harapan tersebut sangat kecil.
“Sekali lagi saya tegaskan, bahwa saya sudah memantapkan diri untuk maju pada Pilkada 2024 sebagai calon wakil Bupati untuk mendampingi putra terbaik Barsel sebagai calon Bupati,” tandas dia.
Ini Sosok Janjo Briano
Janjo Briano saat ini merupakan anggota DPRD Barito Timur dari Fraksi PDI Perjuangan.
--page
Meski lama berdomisili dan mengabdi di Barito Timur, Janjo sebenarnya adalah putra asli Barito Selatan yang lahir di Desa Bundar, Kecamatan Dusun Utara, 9 Januari 1974.
Dia merupakan putra Almarhum Sawidar Ngamban dan Almarhumah Wice Kibar, keduanya bekerja sebagai guru SD Negeri 1 Bundar, hingga pensiun di sana.
Janjo Briano mengecam pendidikan di SD Negeri 1 Bundar, lalu SMP Negeri 1 Bundar, SMA Negeri 1 Buntok hingga menyelesaikan Strata 1 di Universitas Palangka Raya.
Sebelum terjun ke dunia politik, Janjo pernah menjadi guru di SMP Karya Dharma dan SMEA Karya Dharma Tamiang layang.
“Saya mulai aktif di PDI Perjuangan tahun 1998,” beber dia.
--page
Sepanjang perjalanan menapaki karir politik di Barito Timur, dia juga mengelola perusahaan sebagai kontraktor hingga terpilih menjadi anggota DPRD Barito Timur periode 2014 -2019 dan 2019-2024. (URIUTU DJAPER/J)









