BORNEONEWS, Palangka Raya - Komunitas pecinta Reptil Palangka Raya mengajarkan dan memberikan edukasi kepada anak-anak sejak dini hewan yang buas dan bagaimana jika bertemu hewan reptil liar untuk menambah wawasan tentang dunia hewan.
Tak hanya itu, mengenalkan dunia reptil kepada anak-anak juga agar bisa lebih peduli dan menyayangi hewan peliharaan.
Hal ini dilakukan pada momen Car Free Day (CFD) area Jalan Yosudarso Palangka Raya, pada Minggu 10 Maret 2024. Nampak pantauan Borneonews.Co.id di lapangan sekelompok pencinta reptil, memperlihatkan hewan-hewan melata kepada anak-anak.
Hewan-hewan reptil tersebut seperti Ular Piton, Kura-kura, Iguana, dan hewan lainnya. Terlihat anak-anak dengan riang gembira menyentuh hewan-hewan tersebut.
Salah seorang orang tua dari Palangka Raya Kusnaidi mengatakan bahwa memperkenalkan reptil seperti ular kepada anaknya, terutama memberikan edukasi terhadap mencintai binatang serta untuk melawan rasa takut.
Dirinya menyampaikan kepada anaknya seperti apa sifat-sifat hewan reptil, saat bertemu ular jangan langsung dibunuh, pada dasarnya hewan tersebut tidak menganggu, sebaliknya hewan akan menyerang jika diganggu terlebih dahulu.
"Jadi, sejak dini dia paham bagaimana sifat reptil seperti ular ini, karena hewan tidak akan menyerang apabila tidak kita ganggu terlebih dahulu, serta untuk melatih supaya tidak takut," katanya, Minggu 10 Maret 2024.
Dirinya juga menjelaskan, pengenalan hewan reptil dan pengarahan bagaimana menyayanginya. Seperti bagaimana pemeliharaan dan penanganannya. Dia menegaskan bahwa hewan jinak dan liar pasti berbeda.
Tidak semua hewan yang ditemui bisa dipegang bebas seperti yang dia bawa jadi hal itulah yang diajarkannya kepada anaknya.
--page
"Karena tidak semua hewan bisa dipegang karena ada yang liar atau buas bahkan jinak. Ular berbisa tidak bisa dipegang sembarangan, maka dipilihlah ular yang tidak berbisa untuk anak-anak," jelasnya. (MARINI/R)









