BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Anggota DPR RI Mukhtarudin mendorong pemerintah daerah untuk memastikan stabilitas harga dan stok bahan pangan menjelang dan selama bulan Ramadan 1445 Hijriah atau tahun 2024.
Mukhtarudin mengungkapkan, perlunya menjaga pasokan pangan, terutama menjelang dan saat memasuki bulan ramadan 1445 hijriah.
"Salah satu langkah yang dapat dilakukan yakni operasi pasar komoditas pangan dan subsidi biaya distribusi, untuk mengendalikan lonjakan harga pangan di pasaran, Minggu, 10 Maret 2024.
Sejak awal 2024, politisi Golkar Dapil Kalimantan Tengah ini mencatat tantangan serius dalam perekonomian Indonesia, terutama kenaikan harga beras, telur, dan daging.
Pasca pemilu 2024, Mukhtarudin berharap semua pihak menyadari pentingnya kedaulatan pangan, dan berupaya keras mencapai swasembada pertanian.
Mukhtarudin mendorong Badan Pangan Nasional (Bapanas) untuk berkoordinasi dengan kepala daerah dari provinsi hingga kabupaten/kota selama bulan Ramadan 2024.
"Hal ini tujuannya adalah menjaga stabilitas bahan pangan sepanjang bulan puasa hingga Idul Fitri mendatang," ungkapnya.
Optimalisasi kerjasama antar daerah dalam pemenuhan pangan, dengan dukungan digital market, juga dianggap penting oleh Mukhtarudin.
--page
Kerja sama ini melibatkan badan usaha daerah untuk menjaga pasokan pangan dan memantau harga pasar di berbagai jenis pasar.
Mukhtarudin menekankan peran Pemda dalam menjaga inflasi daerah dengan sinergi bersama tim pengendali inflasi setempat.
"Saya perlu ingatkan agar semua pangan terpantau secara aman hingga memasuki bulan suci Ramadan dan selama Ramadan, dengan pemantauan harga di pasar induk, pasar tradisional dan pasar ritel," pungkasnya. (DANANG/R)









