BORNEONEWS, Pangkalan Bun- Pemerintah Daerah Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) mengadakan kegiatan Aksi 3 Rembuk Stunting di Aula Marundau Bappedalitbang pada Kamis, 7 Maret 2024.
Kegiatan dipimpin langsung oleh Pj. Bupati Kobar Budi Santosa, didampingi Sekretaris Daerah (Setda) Kobar, Rody Iskandar, serta dihadiri pula Bunda PAUD Kobar, Harli Saparia.
Pj. Bupati Kobar Budi Santosa menyampaikan, sebanyak 13 desa dari 3 kecamatan yang merupakan calon lokus stunting tahun 2025 terdiri dari Kecamatan Arut Selatan, Kecamatan Kumai, dan Kecamatan Pangkalan Banteng.
Sejumlah desa tersebut menjadi perhatian lebih baik dari pemerintah daerah, perusahaan swasta maupun masyarakat yang berada di wilayah Kabupaten Kobar.
"Saya berharap kecamatan-kecamatan dapat selalu berkoordinasi dan silaturahmi ke perusahaan-perusahaan yang ada di Kobar terkait stunting ini,” ujarnya.
Dalam kesempatan ini, Setda Kobar Rody Iskandar mengatakan kegiatan rembuk stunting tersebut untuk mengantisipasi bertambahnya balita stunting dan berbicara bagaimana penanganannya.
"Melalui momentum rembuk stunting ini, kami sangat berharap komitmen kita semua terkhusus kepada para peserta rapat aksi konvergensi percepatan penurunan stunting dan semua lini untuk fokus pada keluarga 1.000 hari pertama kehidupan),” tuturnya.
Rody berharap adanya antar perangkat daerah, pemerintah dari tingkat kecamatan, kelurahan, desa hingga tokoh masyarakat serta pelaku usaha dapat bekerja sama menangani masalah stunting ini.
Selaku Ketua TP2S adapun 3 harapan yang harus diingat dari kata "Jangan," yaitu jangan tidak tepat, jangan pencitraan, dan Jangan lupa tetap memberdayakan masyarakat agar keluarga terhindar dari stunting.
--page
Kemudian, bersamaan dengan rembuk stunting, dilaksanakan penandatangan Berita Acara Rembuk Stunting oleh Pj Bupati Kobar, Budi Santosa dan Penandatanganan Komitmen Bersama oleh Pj Bupati Kobar, Forkompimda, Ketua PKK Kobar, dan tamu undangan lainnya.
Dilanjut dengan penyerahan piagam penghargaan dalam pencepatan penurunan stunting kepada pemerintah desa yang telah memberikan kinerja baik dalam penurunan konvergensi stunting di Kabupaten Kobar.(NURITA/R)









