BORNEONEWS, Sampit - Seorang pria yang sebelumnya dikabarkan tenggelam di Sungai Mentaya, Desa Lubuk Bunter, Kecamatan Cempaga, Kabupaten Kotawaringin Timur ditemukan dalam keadaan meninggal, Senin, 11 Maret 2024.
Pria tanpa identitas tersebut ditemukan sekitar pukul 06.30 WIB yang tidak jauh dari titik lokasi korban saat menceburkan diri ke sungai, Sabtu, 9 Maret 2024 kemarin.
Saat dikonfirmasi Kapolsek Cempaga Iptu Rochim membenarkan penemuan jenazah tersebut. Korban ditemukan oleh tim gabungan setelah dilakukan pencarian selama 24 jam lebih.
"Benar sudah ditemukan, tetapi korban tidak ada identitasnya saat ditemukan," kata Kapolsek Cempaga Iptu Rochim, Senin, 11 Maret 2024.
Saat ini jenazah korban telah dibawa ke Rumah Sakit dr. Murjani Sampit. Dari informasi yang didapat bahwa pria tersebut merupakan Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ).
Sebelumnya, Kurniawan Kepala Desa Lubuk Bunter menjelaskan sebelum korban terjun ke Sungai Mentaya dirinya sempat berkomunikasi dengan pria tersebut, dengan menanyakan identitas serta tujuan korban.
--page
"Saat saya tanyakan dia (Korban) hanya tertawa juga berbicara tidak begitu jelas. Kemudian saya kasih uang lalu dia pergi ke sungai katanya ingin mandi," ucap Kurniawan Kepala Desa Lubuk Bunter, Minggu, 10 Maret 2024
Tidak lama berselang korban menuju lanting yang ada di sungai lalu tanpa melepaskan pakaian ia menceburkan diri hingga akhirnya tenggelam. (BUDDI RAHMAT H/R)









