PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Sebanyak 200 peserta yang terdiri atas pelaku UMKM dan mahasiswa mengikuti gelaran Workshop Pengembangan Produk Kerajinan dan Pembuatan Batik Sawit Skala UKMK Berbahan Kelapa Sawit oleh Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit atau BPDPKS di Auditorium LPP Yogyakarta.

Kegiatan bertajuk "UMKM Sawit Naik Kelas" tersebut berlangsung pada 6 hingga 8 Maret di Yogyakarta dengan peserta kegiatan adalah pelaku UMKM dari daerah Yogyakarta, pelaku UMKM Kabupaten Rokan Hilir, pelaku UMKM Belitung, dan Mahasiswa Politeknik LPP Yogyakarta.

Kepala Divisi UKMK BPDPKS, Helmi Muhansyah dalam rilis pada Senin, 11 Maret 2024 mengatakan bahwa salah satu capaian yang ingin diraih melalui workshop tersebut adalah menjadikan UKMK sawit lebih baik dan naik kelas, sekaligus mempromosikan kebaikan-kebaikan sawit kepada masyarakat luas.

"Ini perlu dilakukan karena sawit memberi banyak manfaat dalam kehidupan kita, termasuk lewat banyaknya hilirisasi produk sawit," kata Helmi.

Helmi menuturkan bahwa, secara umum BPDPKS membuka peluang kolaborasi dengan seluruh pihak seperti asosiasi petani kelapa sawit, instansi pemerintah, perguruan tinggi dan pihak lain yang terkait dalam pengembangan produk-produk hilir sawit terutama bagi para pegiat UMKM.

--page

"Itu dilakukan salah satunya agar memberi nilai tambah dan kesejahteraan bagi para pelaku industri sawit termasuk pegiat UMKM," sambungnya. (TESTI PRISCILLA/Y)