PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Indeks Harga yang diterima oleh petani yang disingkat It mengalami kenaikan pada Februari 2024 di Kalimantan Tengah.

"Pada Februari 2024, It naik sebesar 1,27 persen dibanding Januari 2024, yaitu dari 149,85 menjadi 151,76," kata Kepala Badan Pusat Statistik atau BPS Provinsi Kalteng, Eko Marsoro pada Senin, 11 Maret 2024.

Kenaikan It pada Februari 2024 disebabkan oleh naiknya It pada beberapa subsektor, yaitu Tanaman Pangan naik 2,06 persen, Tanaman Hortikultura 0,57 persen, Tanaman Perkebunan Rakyat 1,38 persen, dan Perikanan 1,39 persen.

"Sementara Indeks Harga yang Dibayar oleh Petani yang disingkat Ib mengalami penurunan," tutur Eko lagi.

Melalui Ib kata Eko dapat dilihat fluktuasi harga barang dan jasa yang dikonsumsi oleh masyarakat perdesaan, khususnya petani yang merupakan bagian terbesar dari masyarakat perdesaan, serta fluktuasi harga barang dan jasa yang diperlukan untuk memproduksi hasil pertanian. 

--page

"Pada Februari 2024, Ib mengalami penurunan sebesar 0,01 persen jika dibanding Januari 2024, yaitu dari 123,60 menjadi 123,59," katanya lagi.

Penurunan ini, lanjutnya, disebabkan oleh turunnya nilai Ib pada beberapa subsektor, yaitu Tanaman Pangan 0,09 persen, Hortikultura 0,12 persen, dan Tanaman Perkebunan Rakyat 0,01 persen.(TESTI PRISCILLA/H)