BORNEONEWS, Tamiang Layang - Manajer Operasional Produksi Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) Lenggang Kabupaten Barito Timur, Cenggolan S Landay memaparkan ketersediaan elpiji 3 kilogram selama bulan Ramadan hingga hari raya Idulfitri 1445 Hijriah. Dia memastikan pasokan elpiji bersubsidi itu aman selama bulan puasa hingga lebaran.
"Kalau untuk pasokan elpiji 3 kilogram bersubsidi produksinya aman terkendali, dan jelang awal puasa ramadan ini sampai berakhirnya di hari raya Idulfitri nanti kami selalu berusaha maksimalkan produksi guna menanggulangi lonjakan permintaan," ujar Cenggolan S Landay saat dihubungi melalui pesan Whatsapp, Selasa, 12 Maret 2024.
Agar distribusi elpiji tersebut tepat sasaran kepada keluarga kurang mampu, miskin dan pelaku UMKM, pria yang akrab disapa Aceng ini meminta masyarakat Barito Timur berpartisipasi mengawasi distribusi elpiji yang dikenal dengan sebutan gas melon itu.
"Bukan berarti di bulan-bulan yang bukan hari besar keagamaan penyalurannya tidak tepat sasaran, namun imbauan ini untuk lebih meminimalisir penyimpangan," terangnya.
Aceng menjelaskan, seperti biasa pada hari-hari besar keagamaan Pertamina selalu memberikan Loading Order (LO) fakultatif (tambahan) untuk semua agen di wilayahnya masing-masing.
Dengan adanya LO fakultatif sebagai bonus untuk mengantisipasi lonjakan permintaan, dia berharap memberikan dampak yang signifikan untuk masyarakat ekonomi lemah. Karena itu Aceng mengimbau agar masyarakat yang mampu tidak menggunakan elpiji 3 kilogram bersubsidi.
"Jujur itu memang peruntukannya bukan bagi yang mampu, mereka bisa memakai bright elpiji 5,5 kilogram atau yang 12 kilogram," pesannya.
Aceng menerangkan, dalam kondisi normal SPBE Lenggang mengeluarkan 4.480 tabung elpiji 3 kilogram per hari yang disalurkan agen PT Barito Utama Sakti, PT Prima Selaras Makmur dan PT Rostana Ratu Naga Sari.
--page
"Itu jauh lebih banyak dari Kabupaten Barito Selatan yang hanya diberi jatah 3.360 tabung per hari yang disalurkan lewat agen PT Borneo Barito Bumi, PT Artin Daya Perkasa, dan PT BGM," tuturnya. (BOLE MALO/R)









