BORNEONEWS, Sukamara - Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Sukamara menggelar Musyawarah Cabang (Muscab), di Gedung Gawi Barinjam, Kamis (19/5/2016). Pelaksanaan muscab ini di samping dapat merumuskan program kerja jelas, tepat dan realistis, juga diharapkan dapat membentuk personalia kepengurusan yang benar - benar memahami misi organisasi IDI. Terutama yang manfaatnya dapat dirasakan anggota IDI lainnya serta masyarakat Sukamara tercinta.
“Jadikan muscab ini sebagai bagian untuk menselaraskan program daerah dalam peningkatan derajat kesehatan.” Kata Wakil Bupati Sukamara, Windu Subagio, Kamis (19/05).
Windu mengajak dokter di Kabupaten Sukamara dapat melaksanakan tugas kemanusiaan dengan penuh keikhlasan dan rasa tanggung jawab untuk lebih mengedepankan sisi kemanusiaan. Karena pemerintah berkewajiban menyelenggarakan layanan kesehatan bagi masyarakat yang murah dan mudah diakses sebagai wujud tanggung jawab.
Sementara itu, Ketua IDI Sukamara, Anas Yamin mengatakan bahwa selama ini keberadaan orgainsasi IDI belum banyak dilibatkan dalam setiap program yang dijalankan oleh SKPD, sehingga peran dalam membangun dunia kesehatan masih belum maksimal.
“Seperti dalam kegiatan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) sebenarnya IDI bisa dilibatkan untuk memberikan saran dan pendapat guna menunjang program yang dijalankan oleh SKPD yang memiliki program terkait,” kata Anas.
Menurut Anas, keterlibatan IDI Sukamara bisa lebih berperan dapat menentukan langkah-langkah strategi kesehatan dari organisasi profesi yang murni memberikan kemajuan bagi dunia kesehatan seperti untuk langkah-langkah yang diambil untuk rencana jangka menengah dan jangka panjang bidang kesehatan.
“Melalui Muscab IDI Sukamara ke depannya ada regenerasi dalam organisasi yang nantinya dapat meneruskan perjuangan organisasi yang telah dilaksanakan bersama dengan pemerintah dan mitra kerja lainnya,” ucap Dr Anas Yamin. (MG-13/N).


