BORNEONEWS, Palangka Raya - Lurah Kalampangan, Yunita Martina, menyampaikan bahwa debit air di Kelurahan Kalampangan telah mencapai ketinggian 98 sentimeter, dimana sebelumnya debit air di Kalampangan setinggi 95 sentimeter.
Kondisi ini telah menyebabkan banjir yang mempengaruhi Rukun Warga (RW) II, III, dan IV. Dampak banjir ini terasa hingga ke 56 rumah, mempengaruhi kehidupan 482 Kepala Keluarga dan 1.482 jiwa.
"Kenaikan debit air di Kalampangan cukup signifikan, saat Senin, 11 Maret 2024 debiat air masih setinggi 64 sentimeter saat ini sudah 98 sentimeter atau hampir satu meter," ungkapnya, Selasa, 12 Maret 2024.
Kenaikan debit air ini membuat dirinya mengimbau kepada seluruh masyarakat Kalampangan agar waspada dengan adanya kenaikan debit air yang dapat terjadi secara tiba - tiba dan kapan saja.
Pihaknya juga mengimbau kepada masyarakat agar segera mengungsi ke Posko pengungsian di Aula Kelurahan Kalampangan, apabila perlu bantuan evakuasi segera hubungi RT, RW dan pihak kelurahan.
--page
"Kita meminta masyarakat agar tetap berhati - hati saat beraktivitas terutama di lokasi yang terdampak banjir," pungkasnya. (PATHUR/j)









