PANGAKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Tradisi tahunan saat bulan Ramadan di berbagai tempat di Indonesia adalah munculnya penjual berbagai kuliner dan minuman menyegarkan untuk berbuka puasa.

Hal tersebut juga merupakan kegiatan rutin tahunan yang selalu digelar di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar). Untuk itulah, Selasa, 12 Maret 2024 Pj Bupati Kobar Budi Santosa membuka Pasar Ramadan 1445 H/2024 M di Lapangan Tugu Istana Kuning, Kelurahan Raja, Pangkalan Bun, Kecamatan Arut Selatan (Arsel).

Dalam kegiatan tersebut, Budi mengatakan, pasar Ramadan dan nantinya juga digelar pasar murah untuk mengakomodir permintaan kebutuhan bahan pokok di masyarakat cenderung terus meningkat.

"Sehingga berdampak pada kenaikan harga. lonjakan harga yang tinggi tentu akan membebani dan mengurangi daya beli masyarakat, terutama dari kalangan warga kita yang kurang mampu. Melihat fenomena terjadinya lonjakan harga selama ramadhan, pemerintah Kabupaten Kobar setiap tahunnya menggelar pasar ramadhan dan dalam waktu segera juga akan melaksanakan operasi pasar / pasar murah dalam rangka pengendalian inflasi daerah," jelas Budi.

Menurutnya, maksud dari pelaksanaan pasar murah ini adalah untuk memudahkan masyarakat mendapatkan bahan kebutuhan pokok yang berkualitas dengan harga yang relatif terjangkau.

--page

Kehadiran pasar murah tentunya harganya relatif lebih murah dibanding harga di pasaran umum, untuk itu kepada masyarakat yang berhak hendaknya dapat memanfaatkannya dengan baik dan berbelanja lah sesuai dengan kebutuhan serta jangan berlebihan," jelas Budi.

Usai pembukaan pasar Ramadan, Budi dan rombongan yang terdiri dari forkopimda Kobar serta tokoh masyarakat Kobar yaitu H M Ruslan AS dan isterinya Nurhidayah kemudian meninjau 7 titik pasar Ramadan diantaranya di Kelurahan Mendawai, Kelurahan Baru dan Kelurahan Madurejo yang berlokasi di kawasan tugu Palagan Sambi, Bundaran Pancasila. (WAHYU KRIDA/H)